Tiga Ruko dan 1 Motor Terbakar

Kebakaran
RIZKY/Bengkulu Ekspress Warga berkerumun untuk melihat bekas puing kebakaran tiga unit ruko di Jalan Raden Fatah, tidak jauh dari simpang 4 Pagar Dewa, Rabu (23/8).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Dalam tempo sehari kemarin (23/8)., terjadi dua kali kebakaran. Kebakaran hebat menghanguskan tiga unit rumah toko (ruko) terjadi di Jalan Raden Fatah Simpang 4 Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Rabu (23/8) siang dan kebakaran satu unit rumah di Jalan Irian, Kelurahan Suka Merindu, Kecamatan Sungai Serut di depan pintu Air Suka Merindu, yang menghanguskan satu unit motor.

Tiga unit ruko yang terbakar di kawasan Pagar Dewa berupa, Rumah Makan Ayam Geprek, Apotek dan satu ruko yang terdiri dari kantin serta ruangan Taman Kanak-kanak (TK).

Dari keterangan Tarmizi warga setempat yang rumahnya berada di samping ruko penjual Ayam Geprek, sebelum terjadi kebakaran. Dia mencium aroma kertas dan kasur kapuk yang terbakar. Lantaran Tarmizi mengira ada orang yang sedang membakar sampah dia tidak begitu menghiraukannya. Ternyata aroma kertas dan kasur kapuk terbakar itu semakin kuat, Tarmizi pun kemudian mencari sumber aroma tersebut di dalam rumahnya, tetapi tidak ketemu. Saat dia keluar rumah dan membuka jendela, api sudah berkobar hebat dari ruko ayam geprek.

“Saat buat kopi saya mencium aroma kertas dan kasur terbakar itu. Saya cari di dalam rumah tidak ada, saat saya keluar rumah api sudah berkobar di ruko penjual ayam geprek,” jelas Tarmizi.
Sekitar 20 menit setelah Tarmizi melihat api tersebut, api sudah menghabiskan ruko penjual ayam geprek dan ruko Apotek, serta kantin. Sejumlah barang dagangan penjual ayam geprek dan apotek serta kantin masih bisa diselamatkan atas bantuan warga sekitar.

Tarmizi sempat panik, dia dan keluarga sempat mengeluarkan barang berharga. Beruntung rumahnya tidak ikut terbakar, hanya terkena sambaran ditembok bagian samping.

“Besar sekali apinya, saya dan keluarga sempat mengeluarkan barang berharga karena api sudah menyambar tembok rumah saya,” imbuh Tarmizi.

Dua unit ruko tersebut milik Anwar yang tinggal dibelakang ruko tersebut. Sementara ruko yang digunakan untuk Kantin di bagian depan serta bagian belakang untuk ruang kelas TK dan penjaga TK milik Azwan. Tiga unit ruko tersebut hanya tersisa kerangkanya saja, banyak barang yang tidak berhasil diselamatkan. Sebut saja peralatan kelas milik TK, surat penting milik penjaga TK, peralatan masak di kantin.

“Bangunan punya Pak Azwan inikan depannya kantin juga terbakar. Nah di belakangnya itu dijadikan ruangan untuk TK sekaligus ruangan penjaga TK juga terbakar,” terang Tarmizi.
Sementara itu dari keterangan pemilik ruko, Anwar dia mendapatkan informasi ruko miliknya terbakar saat masih berada di Kecamatan Kerkap, Bengkulu Utara. Tidak ada firasat apa-apa sebelum meninggalkan rumah.

“Saya dapat informasi itu saat lagi dijalan di Kerkap. Saya panik langsung kesini, yang terpenting tidak ada korban, jika bangunan terbakar Insya Allah nanti bisa dibangun lagi. Saya masih gemetar ini, panik,” terang Anwar.

Anggota dari Polsek Selebar dibantu tim identifikasi Polres Bengkulu langsung melakukan olah TKP setelah api berhasil dipadamkan oleh sekitar 6 unit mobil PBK. Dari olah TKP sementara, api diduga berasal dari dalam ruko ayam geprek kemudian menjalar ke bangunan lain. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Sejumlah saksi masih akan dimintai keterangan.

Motor Hangus
Kebakaran lainnya juga terjadi di Jalan Irian, Kelurahan Suka Merindu, Kecamatan Sungai Serut di depan pintu Air Suka Merindu. Kebakaran tersebut terjadi di rumah Takawala (67) dan menghanguskan satu unit sepeda motor, laptop, handphone, pendingin ruangan (AC) dan kasur springbed milik korban. Tidak ada korban dalam kebakaran tersebut, kondisi rumah sedang kosong lantaran anak Takawala yang menunggu rumah tersebut sedang pergi bekerja. Sementara Takawala juga tidak ada di rumah karena sedang berada di kebun. Hanya saja kerugian yang diderita diperkirakan mencapai Rp 15 juta.

Dari keterangan Udin, saksi yang melihat pertama kali kebakaran, api membakar habis kamar bagian depan yang terdapat sepeda motor, laptop, AC dan handphone serta kasur.

Diperkirakan api berasal dari handphone yang sedang dicas diatas kasur. Kemudian membakar kasur, setelah itu menjalar ke sepeda motor yang berada di samping kasur. Jika karena konsleting, api pasti sudah habis membakar bagian plafon dan atap rumah.

“Saya lihat pertama kali asap sudah tebal dari kamar depan. Penyebab kebakaran diduga karena handphone dicas,” jelas Udin.(167)