Tiga Proyek 2017 Belum Selesai

Gapura di Bukit Resam Desa Renah Jaya Kecamatan Giri Mulya dalam tahap pengerjaan, kemarin (11/2).
Gapura di Bukit Resam Desa Renah Jaya Kecamatan Giri Mulya dalam tahap pengerjaan, kemarin (11/2).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress– Setidaknya ada 3 paket proyek tahun 2017 lalu di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Utara (BU) yang masih dikerjakan hingga saat ini. Yakni pembangunan Gapura Tapal Batas (Tabat) di Bukit Resam Desa Renah Jaya Kecamatan Giri Mulya, peningkatan jalan hotmix Kota Bani-Suka Baru Kecamatan Marga Sakti Sebelat (MSS) dan pekerjaan bendungan di Desa Sengkuang Kecamatan Tanjung Agung Palik (TAP).

‘’Masih dikerjakan hingga saat ini. Untuk pembangunan Gapura sudah mencapai 70 persen. Sedangkan, pekerjaan jalan Kota Bani-Suka Baru mencapai 90 persen dan irigasi Sengkuang sudah 75 persen,’’ ujar Kadis PUPR BU, Heru Susanto, ST.

Ia menambahkan, pekerjaan proyek yang sudah habis masa kontrak pada bulan Desember 2017 lalu, pihak kontraktor tetap dikenakan denda sesuai ketentuan aturan yang berlaku. Artinya, semakin lama pihak kontraktor menyelesaikan pekerjaan itu, maka semakin banyak denda yang harus dibayarkan.

‘’Dendanya tetap jalan. Jadi, hitung saja dari putus kontrak, mulai saat itu denda sudah diberlakukan. Jadi, kalau makin lama diselesaikan, makin banyak denda yang harus dibayarkan,’’ ungkapnya.
Disinggung kapan pihak PUPR akan melunasi pembayaran sisa dari pekerjaan yang putus kontrak itu, ia menyampaikan masih akan dianggarkan dalam APBD Perubahan 2018 ini. Jika tidak terakomodir, maka akan dimasukkan kembali dalam APBD 2019 mendatang.

‘’Alternatif pembayarannya bisa dilakukan di APBD-P tahun ini. Kalau tidak bisa, ditunda hingga APBD 2019 nanti,’’ terangnya.

Ia juga memastikan ketiga pekerjaan itu mendapatkan pengawasan secara ketat dalam penyelesaiannya. Bahkan, ia akan mendatangkan tim audit untuk memeriksa pekerjaan tersebut. Artinya, walau sudah putus kontrak, pekerjaan itu harus dilakukan dengan baik dan diawasi secara ketat.

‘’Kita minta semua ikut mengaudit pekerjaan itu nanti. Jangan ada kurang volume atau kualitas pekerjaan yang rendah, maka tidak akan kita terima,’’ tuturnya.

Untuk diketahui, pekerjaan Gapura tabat di Bukit Resam Desa Renah Jaya Kecamatan Giri Mulya dengan pagu anggaran Rp 746 juta. Sedangkan, bendungan di Desa Sengkuang Kecamatan TAP pagu anggaran Rp 4,9 Miliar, dan peningkatan jalan hotmix Kota Bani-Suka Baru Kecamatan MSS pagu anggaran mencapai Rp 11 Miliar lebih.

‘’Pekerjaan ini menjadi perhatian dan pengawasan kita secara bersama-sama. Pekerjaan harus tetap diselesaikan dengan kualitas yang harus sesuai standar,’’ pungkasnya. (816)