Tiga Polisi Gadungan Embat Motor

maling motor 1-01ULU MANA, BE – Aksi tindak kriminalitas dalam wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) semakin marak terjadi. Khususnya di wilayah Kecamatan Ulu Manna, para pelaku selain melakukan pencurian, juga merampok. Untuk memuluskan aksinya, bahkan pelaku menyamar menjadi anggota polisi gadungan.

Sarno, warga Desa Air Tenam, mengungkapkan, aksi perampokan tersebut dialami oleh tukang sayur warga Pagar Alam, Sumatera Selatan, mengaku bernama Ahmad (37).

Perampokan yang dialami Ahmad terjadi Jumat (10/4) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu Ahmad dari Kota Manna hendak pulang ke desanya di Pagar Alam dengan mengendarai sepeda motor bebek. Saat pulang korban membawa sayur yang dimasukan dalam tempat khusus yang diletakan di atas sepeda motornya.

Namun tiba tanjakan sebelum Desa Air Tenam, korban dihentikan oleh tiga orang pria dengan pakaian layaknya polisi. Ketiga pria tersebut menggunakan dua unit sepeda motor, lalu menghentikan laju sepeda motor korban. Para pelaku layaknya polisi yang sedang menggelar razia, langsung meminta korban menyerahkan SIM dan STNK serta kontak sepeda motornya.

Setelah itu ketiga pria yang mengaku polisi tersebut membuka bagasi motor korban dan menyebutkan untuk melihat isi bagasi sepeda motor, sebab diduga korban membawa ganja atau sabu-sabu.

Setelah itu, salah satu dari pelaku menghidupkan sepeda motor korban, sedangkan kedua pelaku yang lainnya menghidupkan sepeda motor masing-masing. Lalu ketiga pria yang mengaku polisi tersebut membawa kabur sepeda motor korban.

“Saya tahu, saat melintas dan mendengar korban minta tolong, setelah saya tanya, korban mengaku sepeda motornya baru saja dirampas tiga pria berpakaian polisi. Hanya saja saat saya mengajak korban untuk melapor ke polisi, korban pun menolak dengan alasan mau segera pulang ke desanya di Pagar Alam,” terang Sarno.

Ditambahkan Sarno, dengan kejadian tersebut, warga Air Tenam saat ini selalu waspada. Sebab kemungkinan akan ada korban susulan dari ketiga pria tersebut. Kepada pengendara lainnya, Sarno pun mengingatkan agar saat melintas di jalan raya kawasan Ulu Manna, tidak seorang diri. “Saya harap, pengendara kalaupun mau melintas, pagi, siang, sore atau pun malam secara beramai-ramai, sebab kalau seorang diri, saya khawatir perampok mengintai pengendara itu,” harap Sarno.(369)