Tiga Pansus Minta Tambahan Waktu

Agenda: Laporan Pansus Tentang Produk Hukum Daerah, Laporan Pansus Perizinan Perkebunan dan Laporan Komisi II Tentang Aset Daerah

DPRD Provinsi Bengkulu

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu menggelar rapat paripurna ke VIII, masa persidangan kedua tahun 2017 di ruang rapat DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (10/7/2017). Agenda rapat paripurna menyampaikan laporan pansus tentang produk hukum daerah, laporan pansus perizinan perkebunan dan laporan komisi II tentang aset daerah.

Namun, dalam penyampaian laporan ketiganya belum diperkuat kinerjanya karena masih membutuhkan tambahan waktu, untuk pembahasan lebih dalam terkait itu.

Seperti, laporan komisi I, tentang produk hukum daerah yang dibacakan, Dahladi Umar.

Dalhadi menyampaikan, karena baru dapat mengindentifikasi masalah. Satu soal rumusan materi muatan Perda, agarnya lebih menjabarkan.

“Antara biro hukum Pemprov Bengkulu, dengan pansus belum memenuhi kata cek agar mohon perpanjangan waktu untuk dianalisis dan dikaji lebih lanjut,” sampai Dalhadi.

Senada dengan komisi I, laporan pansus perizinan perkebunan yang dibacakan oleh ketua pansus, Muharamin disampaikan, waktu yang diberikan terlalu singkat untuk membahasnya. Butuh waktu lagi untuk membahasanya lebih lanjut.

“Kami hanya diberi waktu selama tiga minggu dan kami menilai itu terlalu singkat sehingga kami membutuhkan waktu agar hasil yang maksimal dalam membahas perizinan tersebut,” ungkap Muharamin.

Sementara itu, dari laporan komisi II Batra Yudha menyampaikan, laporan terkait masukan faktor daerah yang dimiliki Provinsi Bengkulu, belum selesai hasil inputnya dan membutuhkan tambahan waktu ekstra, untuk pengimputan secara detil terkait aset daerah tersebut.

“Dengan ini kami dari komisi II butuh tambahan waktu untuk melakukan pengimputan secara detil terhadap aset yang dimiliki oleh pemprov Bengkulu,” terang Batra.

Pada kesempatan itu, sidang paripurna dihadiri 30 orang dari 45 orang anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Dimana dalam sidang itu sidang paripurna dipimpin wakil ketua I, Edison Simbolon, dengan didampingi oleh wakil ketua II, Suharto dan wakil ketua III Elfi Hamidi.

Turut hadir dari pihak eksekutif, yang diwakili oleh Plt. Sekda Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto dan Kepala OPD serta Unsur FKPD Provinsi Bengkulu. (Dil/Prw)