Tertibkan Pajak Kendaraan Perusahaan

In Bengkulu Utara

uang mobilARGA MAKMUR, BE -Kepala Pelayanan Pendapatan Pajak (KPPP) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), HM Ruzandi mengatakan, pihaknya akan melakukan penertiban pajak kendaraan perusahaan. Hal ini terkait dengan adanya pengaduan masyarakat mengenai pajak kendaraan jenis truk milik berbagai perusahaan yang disinyalir tak pernah dibayar.

“Ini akan kita tertibkan, namun berjenjang, melalui kendaraan roda empat biasa dan roda dua dulu, yang kita khususkan penertiban awal di Kecamatan kota Arga Makmur, dan dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan penertiban truk-truk besar di jalan dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian,” ungkapnya.

Terkait kepengurusan pajak kendaraan, dijelaskannya akan ada perubahan nomor plat kendaraan maka berdampak pula pada BPKB kendaraan karena memang sudah permintaan dari kepolisian yang sudah ada aturannya, sehingga untuk penertiban kendaraan selalu bergandeng dengan Sat Lantas Polres BU. Yang diketahui untuk kelancaran dan penertiban kendaraan itu sendiri.

Untuk kendaraan besar yang dipakai perusahaan diakuinya memang banyak yang melanggar dan pajak mati, sehingga untuk penertiban yang dilakukan akan dilakukan dititik utama kecamatan Lais dalam waktu dekat ini, karena di Kecamatan Lais tersebut bisa menjurus dua arah ke arah kabupaten kota dan ke arah jalan provinsi yang memang padat dilalui kendaraan besar.

“Penertiban tidak hanya pada masyarakat umum saja, semuanya kita tertibkan untuk pajak kendaraan, tanpa terkecuali, kita akan lakukan setiap bulannya secara terjadwal,” paparnya. (117)

You may also read!

Mantan Pejabat BNN Ajukan Penangguhan

Kini Ditahan di BNN Cawang BENGKULU, BE – Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka penjebakkan narkoba di ruang kerja Bupati

Read More...

Kuota Haji Bertambah, TPHD Dipangkas

 BENGKULU, BE – Kabar gembira bagi calon haji Provinsi Bengkulu, bahwa Kementerian Agama telah menetapkan kuota haji tahun 1437

Read More...

Ratusan PTT Lulus CPNS

  BENGKULU, BE – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengangkat 871 orang tenaga kesehatan pegawai tidak tetap (PTT) di Provinsi

Read More...

Mobile Sliding Menu