Tersangka Tambang Ilegal Bertambah

In Curup Ekspress

CURUP, BE – Penyidikan terhadap kasus perusakan jalan dan tambang
ilegal galian C jenis batu kali di lahan milik Ali Thamrin di Dusun
ulak Tanding Desa Belumai Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) memasuki tahap baru. Bahkan polisi menetapkan satu tersangka tambahan terkait kasus tersebut.
Kapolres RL, AKBP Edi Suroso SH melalui Kasat Reskrim, AKP Margopo SH dikonfirmasi wartawan, Jum’at (06/07) menjelaskan, sebelum polisi
memang menetapkan satu orang tersangka berinisial YN (35), warga Kota
Lubuk Linggau. Namun penyidik berkembang sehingga polisi menetapkan 1
orang tersangka lain yaitu AL (45) yang tidak lain merupakan pemilik
lokasi galian C tersebut dan menambahkannya ke dalam berkas perkara.
“Berkas perkara sudah kita lengkapi dan sudah kita serahkan kembali
kepada Kejaksaan Negeri Curup,” ujar Kasat
Dijelaskan Margopo, jika sebelumnya, berkas perkara dikembalikan pihak
Kejaksaan Negeri Curup lantaran dinilai belum melengkapi unsur, namun
sejumlah kekerungan tersebut telah dilengkapi penyidik diantaranya
pencantuman saksi yang tidak lain adalah Kepala UPT Satu Atap RL serta
penambahan tersangka yang semula hanya 1 orang menjadi 2 orang. “Untuk
barang bukti kita akan menghadirkan 5 unit Dumtruk dan 1 unit Exavator
yang digunakan tersangka saat menjalankan exploitasi galian C di lokasi tersebut,” ujar Margopo.
Dibagian lain, Kepala Kejaksaan Negeri Curup, Sri Susilawati SH
melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rusydi Sastrawan, SH, membenarkan
koordinasi kepolisian telah menyerahkan berkas pemeriksaan kembali
diserahkan kepada Kejari Curup. “Kita akan pelajari kembali BP ini.
Jika lengkap, maka segera akan kita sidangkan di Pengadilan Negeri
Curup,” ujar Rusydi.
Sebelumnya, YN dinilai harus bertanggungjawab karena mengatasnamakan
PT Bania Rahmat Utama (BRU) dalam aksinya melakukan eksploitasi
material jenis batu kali. Padahal, YN sendiri tidak ada sangkut pautnya dengan PT BRU tersebut. Belakangan diketahui jika YN merupakan pihak yang membeli hasil tambang dari kegiatan eksploitasi di lahan milik Ali Thamrin tersebut. Posisinya, YN sebagai perantara atau penanggungjawab yang berperan baru menjual SDA hasil tambang tersebut kepada PT BRU. (999)

You may also read!

Bhinneka.com dan LKPP Sosialisasi Pengadaan Barang Melalui E – Katalog

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Bhinneka.com bekerjasama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggelar sosialisasi yang bertema “Sosialisasi E-Katalog LKPP:

Read More...

1.342 Pendaftar Lulus SNMPTN UNIB

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Universitas Bengkulu (UNIB), telah mengumumkan peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Read More...

Aiptu BS Dikenal Santun dan Ramah

PENEMBAKAN yang dilakukan Aiptu BS terhadap anak keduanya, BA (14) sama sekali tidak diduga oleh tetangga bahkan rekan kerjanya.

Read More...

Mobile Sliding Menu