Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 di Sumur Dewa

 

RIO-DANREM BUKA TMMD DI KOTA BENGKULU (3)
DENDI/BE BUKA TMMD: Danrem 041 Gamas Bengkulu, Kolonel Inf Fajar Budiman SIP, menyerahkan alat-alat untuk melakukan pembuatan jalan.

BENGKULU, BE – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-95 tahun 2015 ini resmi dimulai yang difokuskan di Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu yang dibuka oleh Danrem 041 Gamas Bengkulu, Kolonel Inf Fajar Budiman SIP, di lapangan Sepak Bola Kelurahan Sumur Dewa, pagi kemarin (8/10).

Dalam laporannya, Dandim 0407 Bengkulu Letkol Muhammad Said selaku Dansatgas TMMD tersebut menyampaikan bahwa kegiatan itu diikuti 150 orang peserta yang berasal dari Kodim 0407 Kota Bengkulu, Lanal, Kompi B Yonif 144 Jaya Yuda, Polres Bengkulu, Denpom Bengkulu, Denhub Rem 041 Gamas, Bintal Rem 041 Gamas, Penrem, Zikon 12/KJ Palembang, Dinas PU Kota Bengkulu, Dinkes Kota, Dinsos Kota, Penyuluh Pertanian Kota, Penyuluh Hukum dan Kantibmas Kota Bengkulu.

Setidaknya ada dua kegiatan yang dilaksana dalam kegiatan TMMD yang berlangsung selama 21 hari tersebut, yakni kegiatan fisik membangun badan jalan sepanjang 540 meter, lebar 4 meter dan pengerasan badan badan jalan dengan lebar 3 meter dan panjang 540 meter, pemasangan gorong-gorong 1 unit dengan diameter 1 meter, pembuatan pelat deker 1 unit sepanjang 3 meter dan lebar 3 meter.

“Selain fisik juga ada non fisik berupa penyuluhan kesadaran bela negara, penyuluhan dan pelayanan KB, penyluhan bidang pertanian, penyuluhan bidang peternakan, penyuluhan hukum, kantibmas dan narkoba, penyuluhan kesehatan, penyuluhan tentang bahaya ISIS, penyuluhan bina keluarga dan penyuluahn kerukunan antar umat beragama,” lapornya.

Sementara itu, dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat TNI dibacakana Danren Kol Inf Fajar Budiman mengungkapkan, TMMD tersebut merupakan program lintas sektoral yang melibat TNI, Polri, Kementerian, pemerintah daerah dan segenap lapisan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memantapkan wawasan kebangsaan serta membangun persatuan dan kesatuan bangsa dalam ranga menjaga keutuhan NKRI.

“TMMD yang kita laksanakan ini sejalan dengan visi pemerintah saat ini yakni terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong,” ujarnya.

Untuk mendorong terwujudnya kemanunggalan TNI dan rakyat, para prajurit yang menjadi peserta TMMD tersebut diwajibkan untuk tinggal di rumah-rumah penduduk setempat dengan memberikan uang lauk pauk untuk dimakan bersama penduduk tersebut.

“Jadikan mereka sebagai orang tua kalian dan jadikan rumahnya sebagai rumah kalian. Nikmatilah kebersamaan dengan ikut merasakan suka dan duka sebagaimana layaknya sebuah keluarga. Dengan demikian, kalian akan dapat menyelami kehidupan setiap penduduk desa sehingga terjaling hubungan kekeluargaan yang sesungguhnya,” pesan Kasad.

Menurutnya, dengan kebersamaan tersebut akan mewujudkan tri sukses, yakni sukses dalam menyelenggarakan TMMD, sukses memperkokoh kemanunggalan TNI-rakyat dan sukses mewujudkan desa KATAJAGA (Kampung Total Jamban Keluarga yang sehat dan sejahtera) serta meningkatkan budaya gotong royong di tengah masyarakat.(400)