Tegakkan Hukum dan Tanpa Tebang Pilih

BENGKULU, BE – Meskipun menerima banyak isu miring mengenai dirinya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, Wito SH MHum tetap akan mengusut tuntas semua kasus yang ada di Kota Bengkulu. Dan dalam penegakan hukum tersebut, ia tidak akan tebang pilih.
“Kejari Bengkulu dalam penegakan hukum, tidak akan ada tebang pilih, tidak akan ada diskriminasi. Semuanya kita proses sama,” kata Wito
Ditambahkannya, di depan hukum, sesuai dengan undang-undang ada aturan-aturan yang harus di turuti. Terutama dalam pasal 1 ayat 3 UUD 1945 semua didepan hukum sama. Sehingga tidak ada namanya, pihaknya menghalangi dan menghambat proses hukum seseorang.
“Dalam menangani kasus, penyidik Kejari Bengkulu siap setiap saat. Hari liburpun digunakan untuk kerja, hal ini agar semua kasus bisa terselesaikan dengan cepat,” ungkapnya.
Menurutnya, pihaknya beserta jajarannya untuk kepentingan institusi kejaksaan secara umum, kepentingan bangsa dan negara serta kemakmuran masyarakat Bengkulu khususnya, tidak akan berhenti menangani kasus yang telah terbukti dan memenuhi unsur tindak pidana.
Pembuktian tersebut, yakni berdasarkan pasal 184, yaitu ada saksi, surat, ahli. Jika dihubungkan antara satu dengan yang lain dan saling bersesuaian dan ada keterangan ahli. Maka pasti akan pihaknya tindak lanjuti sesuai dengan prosedur hukum.
“Walaupun, saya telah ada titik-titik orang yang berusaha menzalimi saya, dan ada titik-titik yang mau memfitnah saya dan berbuat mau menjatuhkan saya. Saya tidak takut, saya jalan terus, sampai dimanapun saya bertugas nantinya,” tegas Wito.
Ia juga berharap, pada orang yang berusaha memfitnahnya dan menzalimi, serta ingin memindahkannya, mengusir dari Bengkulu, supaya diingatkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. “Saya tetap berpegang teguh pada prinsip dan saya serahkan hidup saya pada yang maha kuasa,” tutupnya.(927)