Rabu, 17/04/2013 - 23:20 WIB
Nasional | mfirdaus - Bengkulu Ekspress

Tawarkan Kunci UN, 3 Pelajar di Magelang Raup Jutaan Rupiah

Tiga pelajar yang ditangkap dan diperiksa petugas di Polsek Magelang Utara karena menawarkan kunci jawaban dan soal-soal UN tahun 2013, meraup jutaan rupiah dari hasil tipu-tipunya. Padahal kunci jawaban itu tidak diketahui benar-benar ada atau hanya bohongan.

Ketiga pelajar bernama Dani (21), Maksum (18), dan Surya (18). Mereka ditangkap di sekolahnya, kawasan Salam, Magelang, Selasa (16/4) kemarin, lalu dilepas lagi untuk mengikuti ujian. Selepas ujian, mereka akan diperiksa lagi oleh polisi.

Dani dan teman-temannya mengaku mendapat bocoran jawaban dari seseorang asal Semarang. Beberapa teman percaya. Dani jual mahal. Untuk satu bandel soal dan jawaban, ia menawarkan dengan harga Rp 7 juta hingga Rp 10 juta. Karena tertarik, banyak pelajar yang meng-order.

Kepada polisi, Dani mengaku menerima dari pelajar asal Salam sebesar Rp 2,1 juta dan dari pelajar asal Mungkid Rp 3 juta. “Jadi totalnya Rp 5 juta,” kata Kapolres Magelang AKBP Joko Pitoyo melalui Kapolsek Magelang Utara, Kompol Diah Wuryaning Hapsari, Rabu (17/4/2013).

Dua pelajar yang terlanjur setor itu akhirnya gigit jari. Hingga UN digelar, Senin (15/4), kunci jawaban tak didapatkan. Merasa dibohongi, mereka menggeruduk Dani. Ribut-ribut antara Dani dan pelajar yang tertipu itulah yang membuat polisi turun tangan.

“Dani, Maksum, dan Surya, langsung kami amankan. Mereka mengakui menawarkan kunci jawaban UN dan mendapatkan uang,” kata Diah.

Dani dan kawan-kawan tak ditahan. Mereka diizinkan mengikuti UN. Selepas UN, polisi akan kembali memeriksanya.  “Status (hukum) ketiganya ya belum ada. Masih kami dalami masalahnya,” jelasnya.

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


9 × = tujuh puluh dua

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved