Taman Kota Belum Digarap

Setelah dibangun pada tahun 2016 lalu, sebanyak 5 hektare (Ha) kawasan taman kota di kawasan pusat  perkantoran Desa Renah Semanek, Kabupaten Bengkulu Tengah
Pino Aspandi

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Setelah dibangun pada tahun 2016 lalu, sebanyak 5 hektare (Ha) kawasan taman kota di kawasan pusat perkantoran Desa Renah Semanek, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) masih terbengkalai atau belum digarap.

“Dari 6 hektare area taman kota, baru 1 hektare yang telah digarap. Sedangkan sisanya belum digarap sampai saat ini,” ungkap Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Benteng, H Pino Aspandi ST MSi.
Disampaikan Fino, pembangunan taman wisata di Kabupaten Benteng memang belum begitu diperlukan ataupun dimanfaatkan oleh masyarakat pada saat ini.

“Awalnya, saya memang tidak terlalu setuju dengan rencana pembangunan taman wisata di kawasan pusat perkantoran. Sebab, saat ini taman kota memang belum begitu diperlukan,” ungkap Pino.
Lebih lanjut Pino menjelaskan, belum terlalu diperlukannya taman wisata ini dikarenakan pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana di sekitar kawasan pusat perkantoran di Kabupaten Benteng belum sepenuhnya tuntas.

“Selain taman wisata, memang masih banyak menjadi prioritas. Meski begitu, karena sudah terlanjut dibangun, pembangunan taman wisata harus diteruskan hingga tuntas,” imbuhnya.
Diungkapkan Pino, taman kota seluas 1 hektare tersebut awalnya dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Benteng tahun 2012 sebesar Rp 1,7 miliar.
Meskipun beberapa kali dilakukan penghijauan dengan menanam sejumlah tanaman hias, kegiatan tersebut selalu gagal lantaran belum adanya pengamanan di kawasan tersebut.

“Bahkan pada tahun 2017 ini kami sudah menggelontorkan dana sekitar Rp 160 juta untuk menanam tanaman hias. Selain tanahnya yang tandus, tanaman mengalami kerusakan karena banyaknya ternak liar yang merusak tanaman,” bebernya.(***)