Tak Nikmati Listrik Akibat Jalan Jelek

Jeffry/Bengkulu Ekspress Akses jalan menuju Desa Suban yang jelek, menjadi kendala masuknya sejumlah material pembangunan termasuk fasilitas listrik hingga menyebabkan desa ini hingga kini belum juga dialiri listrik.
Jeffry/Bengkulu Ekspress Akses jalan menuju Desa Suban yang jelek, menjadi kendala masuknya sejumlah material pembangunan termasuk fasilitas listrik hingga menyebabkan desa ini hingga kini belum juga dialiri listrik.

SEMIDANG ALAS, Bengkulu Ekspress – Usia Kabupaten Seluma sudah empat belas tahun. Ironisnya, ternyata masih ada desa di daerah ini belum dialiri listrik. Yakni Desa Suban, Kecamatan Semidang Alas (SA), Desa Sinar Pagi dan Desa Batu Balai, Kecamatan Talo Kecil. Ironisnya, untuk Desa Suban belum dialiri listrik, karena jalan desa yang sangat jelek tak kunjung dibangun.

Camat Semidang Alas(SA) Idham SE kepada Bengkulu Ekspress kemarin (22/8) menuturkan, mengatasi ketiadaan listrik di Desa Suban, perangkat desa setempat menggunakan dana desa (DD) untuk pembelian genset atau generator guna penerangan desa.

“Desa ini membeli genset dengan DD 2017,” tegas Camat Semidang Alas (SA) Idham SE kepada Bengkulu Ekspress kemarin (22/8).

Desa Suban belum dialiri listrik lantaran akses jalan menuju desa itu sangat memprihatinkan. Sepanjang 18 KM jalan menuju Desa Suban mengalami kerusakan atau jalannya berlumpur dari Desa Tebat Gunung.

“Sekalipun demikian pemerintahan desa dan kecamatan tetap mengiring agar akses jalan menuju Desa Suban ini di perbaiki dengan mengajukan proposal ke sejumlah pihak,” tegasnya.

Sementara itu, dua desa terpencil lainnya yang juga belum mendapatkan penerangan, yakni Desa Sinar Pagi dan Desa Batu Balai Kecamatan Talo Kecil. Alasan kedua desa itu belum bisa dialiri listrik karena desa tersebut berada di kawasan hutan lindung. Untuk Desa Batu Balai sendiri tak jauh berbeda dengan desa Suban yang akses jalan menuju desa sangat tidak layak di lewati.

“Kita memang tidak mendapatkan anggaran pembangunan. Dengan adanya DD kita bisa membangun desa ini walau masih banyak fisik desa yang harus ditingkatkan,” tegas Kades Batu Balai, Marjono Kepada Bengkulu Ekspress kemarin.

Marjono menambahkan, pembangunan yang sangat diharapkan dari Pemerintah Kabupaten Seluma, jalan akses menuju desa sepanjang 20 KM. Pasalnya, jalan yang ada saat ini sudah tidaklah layak ditempuh. Bagian kiri dan kanan jalan sudah terbis. Keselamatan warga terancam bila memaksakan diri tetap melaluinya. (333)