Suntik VAR, Distan Turun ke Desa

VAKSIN: Petugas dari bagian peternakan dinas pertanian BS saat memberikan VAR ke hewan peliharaan warga di Desa Bumi Agung, Kedurang, Sabtu (5/8).
VAKSIN: Petugas dari bagian peternakan dinas pertanian BS saat memberikan VAR ke hewan peliharaan warga di Desa Bumi Agung, Kedurang, Sabtu (5/8).

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Dalam rangka mencegah penyakit rabies yang ditularkan melalui gigitan hewan peliharaan, Dinas pertanian Bengkulu Selatan (BS) melalui Bidang Oeternakan menggelar vaksin anti rabies (VAR) terhadap hewan peliharaan hingga ke desa-desa.

“Mulai Sabtu (5/8) hingga beberapa waktu ke depan, kami menggelar VAR ke desa-desa,” kata Kepala Dinas Oertanian BS, Darmawansyah SE melalui Kabid Peternakan, Haroni SP didampingi Kasi Kesehatan Hewan, Aidin Sukri ST.

Aidin mengungkapjab, Sabtu (5/8), pihaknya menggelar VAR di Desa Bumi Agung. Pada pemberian suntik VAR sangat banyak warga yang datang meminta hewan kesayanganya di vaksin, seperti anjing, monyet dan kucing.

Setelah hari pertama sukses, hari ini dilanjutkan pemberian VAR di Desa Rantau Sialang, kemudian dilanjutkan ke desa-desa lain di Kecamatan Kedurang.

“Setelah semua desa di Kedurang tuntas, kemudian di kecamatan lain, bagi desa yang ingin hewan peliharaan warganya divaksin, silakan hubungi kami dan kami siap datang,” ujarnya.

Dengan adanya vaksinasi hewan peliharaan ini, diharapkan kedepan tidak ada lagi warga yang terserang penyakit rabies. Sebab sebagaimana data Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan, jumlah warga yang terserang penyakit rabies dari tahun ke tahun selalu meningkat, tahun 2012 lalu sebanyak 160 orang terserang rabies, tahun 2013 ada 149 orang, tahun 2014 ada 159 orang, tahun 2015 ada 183 orang dan tahun 2016 ada 197 orang, bahkan ada satu warga yang meninggal dunia. “Pada tahun 2017 ini sejak Januari hingga Juni sudah ada 92 warga yang terserang penyakit rabies, bahkan ada satu warga yang meninggal,” urainya.

Agar hewan peliharaan tidak menukarkan penyakit rabies, maka setiap ekor anjing, kucing dan monyet wajib di vaksin minimal 1 kali setahun. Sedangkan terhadap hewan yang tidak divaksin, wajib dimusnahkan sebelum menggigit warga.

“Saya harap vaksin hewan peliharaan ini dapat didukung pemiliknya, agar minimal 1 kali dalam setahun hewan peliharaannya di vaksin, kami siap setiap saat memberikan vaksin dan vaksin itu gratis,” demikian Aidin. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*