Sungguh Tega, Kakek Cabuli Tetangga Hingga Begini

 

Kakek cabuli tetangga
JULIAN/Bengkulu Ekspress
Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Jufri SIK saat meminta keterangan dari pelaku pencabulan warga Kecamatan Enggano yang sudah diamankan di Mapolres Bengkulu Utara, Kamis (5/4).

ENGGANO,bengkuluekspress.com   – Kasus dugaan pencabulan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bengkulu Utara. Kali ini, menimpa korban berinisial Am (12) warga Kecamatan Enggano. Pelakunya, Samsudin (52) tak lain merupakan tetangga korban sendiri. Persoalan yang sempat diupayakan untuk diselesaikan secara adat di Pulau Enggano, desa dan pihak Polsek Enggano, tak membuahkan hasil. Akibatnya, pelaku dan korban dibawa ke Mapolres Bengkulu Utara menggunakan kapal dari Pulau Enggano menuju Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu, Kamis pagi (5/4).

”Memang benar adanya kejadian dugaan pencabulan itu. Saat ini, pelaku sudah kita amankan di Mapolres,” ujar Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara SH SIK MM melalui Kasat Reskrim, AKP Jufri SIK kepada Bengkulu Ekspress ditemui, Kamis (5/4).

Kronologis kejadian berdasarkan data terhimpun, korban ketika itu sedang main di warung manisan milik pelaku. Karena melihat adanya kesempatan, pelaku memanfaatkan situasi yang sepi dengan berpura-pura memberikan hadiah berupa buku kepada korban. Kemudian, saat itulah pelaku berusaha mencabuli korban. Setelah kejadian itu, korban yang merasa sakit di bagian organ intim, melapor kepada kedua orang tuanya.

”Kejadian itu sekitar 3 hari yang lalu. Guna menjaga situasi dan kondisi agar tidak terjadi keributan dan tindakan anarkis, akhirnya pelaku kita bawa ke Mapolres,” ungkap Kasat.

Kasat menambahkan jika bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tengah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan terhadap pelaku dan korban. Akibatnya, ia belum dapat memastikan bagaimana kejadian sebenarnya.

”Pelaku dan korban baru sampai pagi ini di Mapolres. Jadi, penyidik masih meminta keterangan lebih lanjut,”
Terpisah, pelaku dugaan pencabulan, Samsudin yang sempat ditemui Bengkulu Ekspress membantah telah mencabuli korban. Ia menyebutkan jika itu hanyalah fitnah terhadap dirinya.

”Saya tidak mencabuli korban. Saya juga tidak memberikan buku itu sebagai hadiah untuk membujuk korban. Tapi, buku itu dibeli korban dari warung saya,” pungkasnya.

Berdasarkan keterangan sementara, hasil pemeriksaan pihak medis usai dugaan pencabulan yang dilakukan pelaku, di bagian luar sekitar organ intim korban terlihat memerah. Ini diduga, akibat dipaksa untuk melakukan hubungan layaknya suami istri oleh pelaku. Namun, kemaluan pelaku belum sempat masuk ke dalam organ intim korban.(Jul)