Sukses! Balik ke Bumi Setelah 155 Hari di Luar Angkasa

152318_996032_soyuz_vasily_maximov_afp_d
Soyuz; Foto: Vasily Maximov/AFP

ASTANA – Tiga astronot asal Rusia, Jepang, dan Amerika Serikat (AS) telah menyelesaikan misi selama 155 hari.

Kemarin (30/10) mereka tiba dengan selamat setelah menempuh perjalanan sekitar 3,5 jam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menuju bumi.

Kate Rubins, astronot dari NASA; Takuya Onishi, astronot Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang; dan Anatoly Ivanishin, kosmonot Badan Luar Angkasa Rusia (Roscosmos), mendarat di Kota Zhezkazgan, Kazakhstan, pukul 03.58 GMT.

Pesawat luar angkasa Soyuz yang mereka gunakan mendarat dengan posisi berdiri.

Untuk kali pertama, Rubins dan Onishi berada di luar angkasa.

Namun, bagi Ivanishin, itulah pengalaman kedua. Lima tahun lalu, dia berada di ISS selama lima bulan.

Pasca pendaratan, ketiganya diterbangkan ke bandara Karaganda, Kazakhstan.

Mereka diberi baju nasional Kazakhstan dan boneka khas Rusia Matryoshka yang bergambar wajah masing-masing.

Dari Karaganda, Ivanishin diterbangkan ke Star City, Rusia. Rubins dan Onishi menuju Houston, AS.

’’Semua merasa luar biasa,’’ ujar Ivanishin. Dia adalah orang pertama yang keluar dari Soyuz.

Itulah misi sukses pertama perjalanan menuju dan dari ISS untuk pesawat Soyuz generasi terbaru.

Rubins pergi ke ISS dengan tujuan khusus. Yaitu, meneliti DNA. Pada Agustus lalu, dia berhasil mengurutkan DNA bakteri dan virus dari tikus yang menjadi sampel dengan menggunakan sebuah alat yang disebut MinION.

NASA menyatakan, penelitian biomolekul sequencer dapat membantu mengidentifikasi potensi bahaya mikroba di ISS dan mendiagnosis penyakit di luar angkasa.

Rubins menjadi perempuan pertama yang pulang dari ISS setelah Samantha Cristoforetti dari Italia. Cristoforetti kembali ke bumi pada Juni tahun lalu.

Dia mencatat rekor sebagai perempuan pertama yang melakukan penerbangan tunggal ke luar angkasa terlama. Tepatnya selama 199 hari.

Pada 17 November nanti, giliran astronot AS Peggy Whitson, 56, yang menuju ISS.

Selain itu, ada astronot Prancis Thomas Pesquet dan kosmonot Oleg Novitskiy.

Whitson adalah astronot perempuan NASA yang paling berpengalaman. (Reuters/AFP/sha/c14/fat)