Sujono Ketua Umum DPW PKS Provinsi Bengkulu

12167202_1018674988154627_989269949_n

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sujono resmi dilantik menjadi Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bengkulu, Sabtu (17/10/2015). Pelantikan pengurus baru ini sekaligus menutup Musyawarah Wilayah (Muswil) ke- 4 PKS Provinsi Bengkulu yang digelar dari tanggal 14 – 17 Oktober 2015 yang dipusatkan di Sekretriat DPW PKS Provinsi Bengkulu. Sementara, Ketua Umum DPW PKS yang lama Dedi Haryono menjabat sebagai Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Provinsi Bengkulu.

Setelah dilantik, Sujono menyampaikan orasinya dihadapan para kader PKS. Dikatakannya, terpilihnya ia sebagai Ketua Umum DPW PKS Provinsi Bengkulu bukanlah sebuah kemuliaan melainkan amanah yang sangat berat yang harus dijalankannya. Maka dari itu, Ia meminta dukungan kepada setiap anggota PKS agar bisa menjalankan amanah tersebut.

“Mohon dukungan tegur saya apabila berbuat hal yang buruk,” sampainya.

Lanjut Sujono dalam orasinya, pengurus mengajak semua kader untuk merapatkan barisan dan menyatukan hati untuk mencapai target-target PKS.

“Mari kita sekarang menatap masa depan dengan rasa optimisme yang baru,” tuturnya.

Adapun fokus kerja PKS pada tahun 2015 – 2020 yakni fokus pada pembinaan kader. Ketum DPW PKS ini mengajak semua pengurus untuk mengevaluasi semua kader. Diakuinya saat ini terjadi penurunan jumlah Kader PKS di Provinsi Bengkulu. Penurunan ini dikarenakan adanya evaluasi dari pengurus PKS yang memperketat syarat pengkaderan PKS.

“Mari kita mengevaluasi struktur kita. Kita harus tahu kondisi kader kita. Kedua kita harus tahu medan kita. Kemudian kita harus tahu kompetitor kita,” kata Sujono yang sekarang juga menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, Ketua Bidang Wilayah Dakwah Sumatera Bagian Selatan (Wilda Sumbagsel), Gufron Aziz Fuadi yang hadir dalam pelantikan DPW PKS Bengkulu mengatakan, PKS adalah partai dakwah yang tidak boleh terjebak pada aktivitas politik.

“Tugas partai kedepan adalah bagaimana dakwah kita terus berjalan dengan berinovasi dalam dakwah. Optimis kita dapat berbuat banyak,” tegasnya. (Dil)