Stok Gas Ditambah

BENGKULU, BE – Kelangkaan gas 3 Kg yang sempat terjadi beberapa hari terakhir, membuat masyarakat direpotkan.  Sementara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu, memastikan jika stok gas elpiji yang dipasok pertamina saat ini mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Bahkan pihak pertamina telah menambah hingga 11 persen, untuk merespon kelangkaan yang sempat terjadi tersebut.
Kepala Dinas Perindustian dan Perdagangan Kota Bengkulu, Erwan Syafrial juga membenarkan jika stok di warung memang tak lagi disuplay. Namun, pihaknya telah mengkoordinasikan ke pihak Pertamina atas isu yang berkembang di tengah masyarakat tersebut, maka dari itu Disperindag hanya perlu untuk mensosialisasikan lagi atas kekeliruan yang terjadi, bawasannya gas tersebut tidak langkah melainkan sangat mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Yang jelas kita sudah berkoordinasi dengan Pertamina bahwa gas elpiji 12 kg dan 3 kg itu cukup, dan bahkan kuotanya ditambah sekitar 11 persen oleh pertamina,” kata Erwan Syafrial.
Menurutnya gas elfiji pada dasarnya memang wajib dibeli di pangkalan, bukan di warung-warung pengecer seperti selama ini. Diketahui untuk jumlah pangkalan yang ada di kota Bengkulu juga dinilai sudah mencukupi, yakni sudah terdapat sekitar 40 pangkalan.Sedangkan untuk agen saat ini sudah terdapat 4 agen yang menyuplai ke masing-masing pangkalan.
“Jadi bukan kelangkaan, jadi sekarang konsumen itu banyak langsung membeli di agen karena memang di pangkalan-pangkalan yang dianjurkan masyarakat itu membeli, bukan di pengecer,” sampainya.
Maka dari itu, masyarakat pun diminta untuk dapat membeli langsung di pangkalan, mengingat harga yang dipatok sesuai dengan harga eceran tertinggi. Dimana untuk gas 3 kilogram dipatok seharga Rp 15 ribu. Jika dibandingkan dengan harga pengecer bisa mencapai Rp 18 hingga Rp 20 ribu. Oleh sebab itu, untuk memastikan kecukupan saat ini pertamina juga sudah menambah stok mencapai 11 persen, maka dengan kondisi ini, pihak Disperindag meminta masyarakat tidak lagi resah, dan dapat membeli gas elfiji sesuai ketentuan.
“Harga eceran tertinggi itu sampai pangkalan. Harga normalnya Rp 15 ribu, kalau pangkalan di kota Bengkulu yang disampai Pertamina kemaren ada sekitar 40an, sedangkan untuk agen memang sedikit yakni ada 4 agen besar. Jadi masyarakat sudah harus pintar untuk langsung membeli ke pangkalan dan agen, karena selisih harganya cukup jauh,” beber Erwan. (805)