STAIN Curup Kerjasama 3 Instansi

Bengkulu
ARY/Bengkulu Ekspress Ketua STAIN Curup saat melakukan penandatangan dengan tiga intansi yang disaksikan langsung oleh Plt Gubernur Bengkulu dan Plh Sekda Kabupaten Rejang Lebong

CURUP, Bengkulu Ekspress – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup terus melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya dengan menggelar kerjasama dengan tiga intansi yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Tiga intansi yang digandeng STAIN Curup guna meningkatkan kualitas pendidikan tersebut adalah Baznas Rejang Lebong, Balai Latihan Kerja Provinsi Bengkulu dan Kodim 0409/Rejang Lebong. Kerjasama dengan tiga instansi tersebut ditandai dengan penandatangan MoU yang dilaksanakan di aula STAIN Curup, Rabu (6/9) kemarin.

“Hari ini kita melakukan penandatanganan MoU dengan tiga instansi dalam hal meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di STAIN Curup ini,” ungkap Ketua STAIN Curup, Dr Rahmad Hidayat MAg MPd.

Dijelaskan Rahmad, untuk Baznas sendiri, kerjasama yang mereka lakukan yaitu untuk beasiswa mahasiswa STAIN Curup khususnya bagi mereka berasal dari keluarga yang tidak mampu.

Kemudian untuk kerjasama dengan Balai Latihan Kerja terkait dengan pelatihan entrepreneurship bagi mahasiswa STAIN.

“Sedangkan dengan Kodim terkait dengan pelatihan belanegara, karena di STAIN ini kita juga tanamkan paham-paham radikal,” terang Rahmad.

Sementara itu, dengan diundangnya langsung Plt Gurbernur Bengkulu dalam kegiatan tersebut, Rahmad berharap, Plt Gubernur Bengkulu bisa memberikan pencerahan khususnya kepada mahasiswa baru karena menurut Rahmad, Plt Gubernur Bengkulu saat ini adalah seorang akademisi.

Sementara itu, Plt Gubernur Bengkulu, Dr drh H Rohidin Mersyah MMA usai menyampaikan kuliah umumnya menjelaskan bahwa sebagai kampus yang bernuansa Islami, maka para mahasiswanya harus menjadi insan yang Islami, yaitu menjalankan seluruh rukun Islam, yaitu salat dengan sempurna, puasa dan bekerja keras untuk bisa membayar zakat. Kemudian bila seluruh rukun Islam sudah diamalkan, kemudian mahasiswa menjadi mahasiswa yang pancasilais dan menjadi mahasiswa yang entrepreneurship, maka menurut Gubernur kedepannya tidak ada lagi pengangguran.

“Bila nanti mahasiswa benar-benar menjalankan nilai islami, pancasilais dan entrepreneurship, maka saya yakin saat lulus nanti tidak ada pengangguran,” terang Rohidin.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada STAIN Curup yang dalam waktu dekat ini akan menjadi IAIN sudah sangat tinggi, hal tersebut terlihat dari banyaknya mahasiswa yang berasal dari luar Rejang Lebong baik dari dalam Provinsi Bengkulu maupun luar Provinsi Bengkulu yang berkuliah di STAIN Curup. (251)