SMP Tamsis Jadi Sekolah Inklusi

kepala-smp-taman-siswa-curup-suryaningsih-spd
Kepala SMP Taman Siswa Curup, Suryaningsih SPd.

CURUP, BE – Ditengah kurangnya jumlah siswa yang sekolah di SMP Taman Siswa Curup, pihak sekolah terus berupaya mencari terobosan yang tepat agar siswa SMP Taman Sisa bertambah. Salah satu kiat yang dilakukan SMP Tamsis untuk mendapatkan siswa ditengah ketatnya persaingan bersama sekolah negeri, yaitu menjadikan SMP Taman Siswa yang ada di Jalan A Marzuki Kota Curup tersebut menjadi sekolah inklusi.

“Untuk menarik minat serta menambah jumlah siswa kita, sejak tahun ajaran 2013/2014 lalu SMP Taman Siswa ini sudah menjadi sekolah inklusi,” kata Kepala SMP Taman Siswa Curup, Suryaningsih SPd.

Dijelaskan Suryaningsih, sekolah inklusi sendiri, adalah sekolah reguler (biasa) yang menerima pelajar dari anak berkebutuhan khusus (ABK) dan menyediakan sistem layanan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak tanpa kebutuhan khusus (ATBK) dan ABK melalui adaptasi kurikulum, pembelajaran, penilaian, dan sarana prasarananya.

“Anak-anak dengan kebutuhan khusus yang sekolah di sini seperti anak autis,” terangnya.

Setelah dibuka pada tahun ajaran 2013/2014 lalu, Suryaningsih mengaku hingga saat ini sudah ada 17 murid ABK yang belajar di SMP Taman Siswa Curup. Bahkan sudah beberapa kali meluluskan pelajar dengan kebutuhan khusus tersebut. Selain itu, Suryaningsih mengaku tak hanya lulus sekolah ABK khususnya anak autis yang pernah belajar di SMP Taman Siswa sudah sembuh dan bisa bergaul seperti layaknya anak seusia mereka.

“Tahun kemarin ada 5 anak autis yang lulus dari SMP Taman siswa ini dan dinyatakan sembuh dari autis. Sedangkan untuk tahun ajaran 2016/2017 ini menurut Suryaningsih, ada tiga siswa autis yang akan mereka ikutkan dalam ujian nasional, namun untuk jenis ujian nasional yang akan diikuti ketiganya belum bisa dipastikan, apakah ujian nasional khusus atau seperti siswa lainnya, karena menurut Suryaningsih, sekolah akan melihat terlebih dahulu perkembangan yang terjadi pada ketiga anak tersebut. (251)