Sikat Gigi Massal Diikuti 600 Siswa

drg H Edriwan Mansyur MM  (2)Senam dan Penyuluhan Terbuka untuk Masyarakat

BENGKULU, BE – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Bengkulu terus memantapkan persiapan pelaksanaan sikat gigi massal dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2015 dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bengkulu ke 47, yang akan dilaksanakan Minggu, 11 Oktober besok di lapangan Sport Center Pantai Panjang Kota Bengkulu.

Hingga kemarin, pengurus PGDI dan IAI terus mempersiapkan pelaksanaan kegiatan yang didukung penuh oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, baik provinsi maupun Kota Bengkulu ini. Sikat gigi tersebut akan diikuti 600-an siswa Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kota Bengkulu dan sekitar 80 orang dokter gigi.

“Persiapan sudah sampai ke hal-hal teknis, rencananya Sabtu besok kita akan melaksanakan gladi resik pelaksanaan sikat gigi massal ini,” kata Ketua PDGI Cabang Bengkulu, drg H Edriwan Mansyur MM kepada BE, sore kemarin.

Menurut Edriwan, sebelum sikat gigi massal dimulai, akan dilakukan senam massal terlebih dahulu. Senam massal yang bisa diikuti oleh masyarakat Bengkulu atau terbuka untuk umum.

Setelah senam massal, baru dilaksanakan sikat gigi massal yang akan dibuka langsung oleh Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah.

“Setelah sikat gigi, kita menuju ke stand yang sudah disiapkan IAI dan Balai POM. IAI akan memberikan informasi obat untuk anak dan masyarakat umum, pemeriksaan kolestrol dan gula darah oleh tim dokter, sedang Balai POM akan melakukan pemeriksanaan makanan. PDGI sendiri akan melakukan pemeriksaaan gigi secara gratis,” jelasnya.

Dijelaskan Edriwan, kegiatan yang dipantau langsung oleh pengurus besar PGDI dan IAI pusat ini bertujuan untuk mengedukasi anak sekolah dasar dan masyarakat luas tenyang kebersihan gigi dan mulut serta memberikan pengetahuan tentang pemakaian obat.

“Jangan sampai anak-anak dan masyarakat mengabaikan kebersihan gigi dan mulut ini serta jangan sembarangan mengkonsumsi obat-obatan,” paparnya.

“Jadi, silahkan masyarakat datang mengikuti senam dan sosialisi tersebut,” serunya.

Pihaknya juga mensurvei gigi terhadap anak-anak SD di Kota Bengkulu khususnya yang berusia 6 dan 12 tahun dengan cara datang ke sekolah-sekolah. Survei tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi gigi anak saat masuk SD dan setika akan tamat dari SD atau berusia 12 tahun.

“Karena usia 6 dan 12 tahun itu masa pergantian gigi, kita akan lihat apakah pergantian gigi tersebut merusak gigi yang lainnya atau tidak,” tandasnya.(400)