Sidak, Disperindag Beri Surat Peringatan Kepada Indomaret di Bengkulu

sidakBengkulu, bengkuluekspress.com – Terkait maraknya isu sarden mackerel yang masih beredar di pasaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Bengkulu beserta tim dari subdit indaksi Polda Bengkulu, dan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke toko retail yang ada di Kota Bengkulu.

Sidak tersebut dilakukan di Gudang Indomarco dan Indomaret, serta gudang toko retail lainnya yang berada di Simpang Kandis Kelurahan Padang Serai kota Bengkulu.

Dari sidak tersebut tidak ditemukan sarden mackerel, namun tim Disperindag memberikan surat peringatan atau teguran kepada indomaret.

“Dari sidak ini tim tidak menemukan adanya produk makarel kaleng yang masuk dalam daftar BPOM. Namun saat sidak tim gabungan justru menemukan tumpukan barang makanan dan minuman yang sudah kadaluawarsa di gudang Indomaret, yang tergabung dengan produk baru dan kita memberikan surat peringataan terkait hal itu,”papar Hj Dewi Dharma MSi Kepala Disperindag kota Bengkulu kepada bengkuluekspress.com Senin (2/4).

Ia menerangkan, untuk saat ini Disperindag masih memberikan teguran dan akan melakukan pembinaan. Namun hal itu sudah menjadi catatan sehingga Disperindag bakal berkoordinasi dengan Polda Bengkulu untuk langkah selanjutnya. Karena untuk barang yang sudah kadarluwarsa harus memiliki tempat tersendiri dan tidak boleh tergabung dengan produk yang masih baru.

Hal itu harus dilakukan agar mengindari produk yang sudah kadarluwarsa tadi tidak tercampur dengan produk yang masih baru. Kan bisa saja produk yang sudah kadarluwarsa tadi dicampurkan dengan pproduk yang baru kemudian dipasarkan lagi.

“Kita awalnya melakukan sidak terkait dengan sarden makarel yang dikabarkan masih beredar dipasaran. Tidak kita temukan dimasing-masing gudang setiap kepala gudang mengatakan tidak ada digudang mereka, ” katanya

lebih lanjut ia menerangkan, anehnya untuk sarden mackerel tersebut tidak ada stoknya di gudang, tetapi di gerainya masih beredar.

“Kita melakukan sidak tersebut karena dapat laporan dari masyrakat karena masih Sarden Mackerel masih beredar dipasaran dan kita juga menemukan beberapa merk sarden yang terindikasi cacing oleh BPOM yang masih beredar dipasaran.
Kan aneh digerainya masih ada tapi digudangnya tidak terdata untuk sarden makarel itu. tidak mungkin kan sarden terebut jatuh dari langit masuk ke gerai mereka. Untuk saat ini kita akan melakukan pemeriksaan mendalam akan hal itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Gudang Indomaret Simpang Kandis Kota Bengkulu yang enggan disebutkan namanya tidak mau banyak berkomentar mengenai hal itu. Ia mengatakan, hal itu dilakukan hanya untuk sementara waktu, karena belum ada tempat khusus untuk barang yang sudah kadarluwarsa.

“Untuk pemusnahan produk yang sudah kadarluwarsa kita selalu menyerahkan berita acaranya kepada pihak terkait,” imbuhnya. (HBN)