Sengkarut ASN Nonjob, Kepala BKPP Kembali Temui Ditjen Dukcapil Kemendagri

Bujang HR, Kepala BKKP
Bujang HR, Kepala BKKP

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Permasalahan pemindahan 3 orang pegawai Dinas Dukcapil Kota Bengkulu yang dinonjobkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu beberapa waktu lalu yang berujung dikuncinya jaringan konsolidasi data Dukcapil oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri Pusat masih berlanjut sampai sekarang.

Setelah sebelumnya Kemendagri membuka kembali jaringan konsolidasi data Dukcapil dengan syarat pegawai Dukcapil yang dinonjobkan tersebut harus dikembalikan ke jabatan semula atau diberikan jabatan baru yang setara, Dinas Dukcapil Kota Bengkulu dapat bernafas lega. Namun aroma pencabutan server kembali tercium manakala salah satu ASN yakni Iriana, hingga batas waktu yang ditentukan pada tanggal 14 Oktober 2017 lalu belum juga mendapatkan jabatan baru.

Bujang HR, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) mengatakan ia telah mendatangi lagi Kemendagri Pusat untuk meminta agar Kemendagri tidak mencabut server tersebut. Dan sejauh ini, Bujang HR juga menyampaikan bahwa Kemendagri menyambut baik segala upaya yang dilakukan oleh Pemda Kota Bengkulu.

“Kita kemarin menemui Dirjen Dukcapil Kemendagri Pusat. Mereka sangat menyambut positif sekali upaya yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu. Namun, saat kami di Kementerian Ditjen Dukcapil sedang tidak ditempat. Jadi kita tunggu beberapa hari ini untuk mendapatkan jawaban dari mereka. Untuk mantan pegawai yang masih belum mendapat jabatan kita tinggal menunggu surat rekomendasi dari Kemendagri, jika sudah ada rekomendasi langsung akan kita pindahkan karena memang sudah ada posisi yang disiapkan,” jelas Bujang HR.

Disisi lain, Kadis Dukcapil Kota Bengkulu Sudarto WS tak dapat menutupi kecemasannya akan dicabutnya server Dukcapil ini. Karena jika server ini benar-benar dicabut maka akan membawa dampak yang cukup besar bagi pelayanan di Disdukcapil sendiri.

“Sampai hari ini alhamdulillah masih berjalan. Semoga jangan dulu lah dicabut servernya karena ini kan masalah pelayanan ya. Kita juga berharap segala permasalahannya cepat diselesaikan oleh Pemkot Bengkulu dan BKPP agar tidak berkepanjangan lagi,” ujar Sudarto. (ibe)