Seluruh Kecamatan Ada Unit Pembenihan Rakyat (UPR)

DINAS Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko menargetkan seluruh kecamatan yang tersebar di daerah tersebut ada Unit Pembenihan Rakyat (UPR). Tujuannya, sebagai penyedia berbagai jenis ikan air tawar untuk petani pembudidaya ikan kolam darat.

“Hingga saat ini, baru ada 11 UPR yang tersebar di sejumlah kecamatan dan belum tersebar di 15 kecamatan. Kami targetkan setiap kecamatan minimal ada satu UPR,” ungkap Kepala DKP Kabupaten Mukomuko, Arief Isnawan. Jika semua kecamatan ada UPR , dapat memudahkan masyarakat yang ingin membuka usaha perikanan darat untuk mendapatkan benih ikan. Adapun beberapa kecamatan yang belum sama sekali memiliki UPR adalah Kecamatan Selagan Raya, Malin Deman dan Kecamatan Pondok Suguh.

“Kita sudah cek ke lapangan di sejumlah kecamatan yang belum ada UPR. Masyarakat di kecamatan itu bersedia membuka UPR, tetapi harus ada pembinaan dari OPD tersebut,” katanya. Sedangkan untuk 11 UPR yang aktif membutuhkan bantuan sarana dan prasarana penunjang untuk melakukan pembenihan ikan. Termasuk membutuhkan pergantian induk ikan jenis gurami, nila dan lele.

“Kita akan membantu dan mendorong petani budidaya ikan tersebut. Ini tidak lain akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Terutama dibidang peningkatan perekonomian,” lanjut Arief. (900)