Sekolah Diminta Berdayakan Honorer

honorer_ilustrasi

TAIS, BE – Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma Irihadi MSi mengharapkan SMA dan SMK di Kabupaten Seluma tetap memberdayakan tenaga honorer. Meskipun SMA dan SMK sudah tidak lagi bertanggungjawab kepada Pemkab Seluma, sudah dibawah Pemprov Bengkulu. Apalagi 2016 ini pembayaran gaji serta tunjangan sertifikasi masih dibayarkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma.

“Saya harapkan seluruh kepala SMA dan SMK di Kabupaten Seluma yang selama ini sudah menugaskan tenaga honorer tetap mempertahankannya. Apalagi untuk tenaga honorer guru yang selama ini memang sudah mengabdi di sekolah tersebut,” tegas Sekda Irihadi.

Diakui sekda masalah tenaga honorer memang menjadi kewenangan pihak sekolah. Karena sekolah yang mengetahui anggaran yang tersedia yang bersumber dari dana bantuan operasional sekolah (BOS) serta uang komite sekolah. Namun jika selama ini tidak ada permasalahan terhadap pembayaran honornya. Saat Dikmen ditarik oleh Provinsi Bengkulu, tentunya juga tetap tidak ada permasalahan. Artinya tenaga tata usaha (TU) dan guru honorer yang ada di SMA dan SMK tetap bisa bertugas dan membantu proses belajar mengajar.

Sekda mengatakan, saat ini daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seluma sudah tidak mempunyai kewenangan mengelola SMA/SMK. Apalagi sejak 2016 ini otonomi sekolah sudah diterapkan. Sekolah bersama dengan orang tua siswa berhak menentukan pembangunan di sekolah. Begitu juga dengan kebijakan yang akan diambil untuk keperluan sekolah.

”Saat ini jumlah TU dan guru honorer di Kabupaten Seluma 260 orang. Mereka hendaknya tetap diberdayakan mengingat kita telah kekurangan tenaga guru, yang ada harus bisa dipergunakan dan dimanfaatkan,” singkatnya.(333)