Sekdaprov Diminta Cekatan

RIO/Bengkulu Ekspress LANTIK: Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melantik Novian Andusti sebagai Sekretaris Daerah definitif provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak, Senin (18/12).
RIO/Bengkulu Ekspress LANTIK: Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melantik Novian Andusti sebagai Sekretaris Daerah definitif provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak, Senin (18/12).

Kelola Sistem Administrasi Secara Jujur

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA resmi melantik Nopian Andustia SE MT menjadi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu secara definitif.

Dalam pelantikan itu, Rohidin Mersyah menegaskan, Sekdaprov definitif wajib memahami administrasi pemerintahaan. Kinerja yang dilakukan harus lebih cekatan dan tentunya harus berpanduan kepada sistem adminitrasi, bukan dari pelajaran orang-orang sekeliling.

“Sistem Administrasi lah yang berkerja jujur, bukan dari pelajaran orang lain. Jadi adiministrasi itu mutlak untuk panutan,” tegas Rohidin usai melantik Sekdaprov definitif di Balai Raya Semarak Bengkulu, kemarin (18/12).

Ditegaskanya, Sekdaprov juga dituntut untuk menjadi pusat administrasi pemerintahaan, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Jika hal itu dilakukan, maka dipastikan sistem pemerintahaan akan berjalan dengan baik. “Tidak semua dilaksanakan sendiri, ada pembagian tugas. Ini yang saya minta harus berjalan dan difungsikan,” tambahnya.

Untuk memperlancar kinerja yang dilakukan, Sekdaprov harus segera beradaptasi dengan seluruh pejabat pemprov. Fungsi koordinasi tidak boleh terhenti, baik itu pejabat lain maupun di sekdaprov itu sendiri.

Rohidin juga mengatakan, jabatan sekda itu luar biasa, tidak hanya pusat administrasi, namun sekdaprov juga memiliki peran sebagai Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kinerja (Baperjakat), Sekretaris Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana.

“Itu jabatan melekat di sekda dan harus difungsikan agar berjalan. Tidak hanya sekda saja yang tau, tapi semua mintra harus memahami itu,” papar Rohidin.

Tidak hanya itu, Rohidin juga meminta sekda memetakan event yang akan digelar oleh Pemprov Bengkulu. Baik itu terkait event olahraga, destinasi wisata maupun even lainnya harus terjadwal dengan rapi.

Jangan sampai nantinya event yang dilakukan itu malah bertumpuk, hingga untuk menghadir saja harus kerepotan mana yang akan didatangi. “Event jangan sampai bertumpuk dan yang tidak kalah penting soal SK kepanitiaan itu jangan lambat untuk mengeluarkannya. Saya tidak ingin, acara besok digelar SK-nya baru terbit, silahkan diagendakan,” katanya.

Termasuk untuk pelaksanaan APBD juga harus bisa lebih cepat. Dalam tutup tahun ini, soal laporan kinerja OPD juga harus dievaluasi, diawasi pelaksanaanya. Sehingga pada laporan keuangan nantinya tidak ditemukan adanya kerugian negara.

“Lelang APBD tahun depan juga harus berjalan aktif dan cepat, sehingga pengerjaan program dapat segera diralisasikan,” ungkapnya.

2 Calon Sekda Diminta Pindah ke Pemprov

Sementara itu, pelantikan yang dihari oleh Bupati/Walikota, Ketua DPRD Provinsi Ihsan Fajri, pejabat OPD serta pejabat instansi vertikal itu Rohidin, meminta dua calon sekdaprov yang belum menjadi sekda definitif yaitu, Asisten I Setda Pemkot Bengkulu Ir H Fachriza MM dan Kepala Bappeda Pemkab Seluma Drs Julian Zuherwan MSi, untuk bergabung dijabatan yang ada di Pemprov Bengkulu. Sehingga perannya dapat lebih besar dilakukan nantinya. “Harapan saya jika diizinkan dengan pimpinan, bisa bergabung di pemprov Bengkulu,” pinta Rohidin.

Peran dua pejabat itu nantinya untuk memperkuat jabatan sekdaprov saat ini. Jika pun tetap bertahan di pemda kabupaten/kota, maka diminta perannya untuk bisa bersinergi terhadap sekdaprov saat ini.

“Kita minta perannya untuk memperkuat posisi sekdaprov, baik itu dikabupaten maupun diprovinsi,” tegasnya.

Sementara itu, Nopian Andusti yang telah dilantik menjadi Sekdaprov Bengkulu mengatakan, dirinya akan langsung menyesuaikan dengan kinerja yang ada di Pemprov Bengkulu. Termasuk mempelajari kondisi yang ada, sehingga langkah yang dilakukan tidak salah nantinya.

“Saya pelajari kondisi dulu, karena tugas saya meneruskan apa yang sudah dilakukan,” ujar Nopian.

Termasuk nanti, dirinya akan meminta saran kepada semua pejabat yang ada. Tugas yang dilakukan itu nanti tentunya tidak lepas, untuk membantu tugas gubernur dalam menyelesaikan semua program yang sudah diagendakan. “Masukan yang saya terima nanti akan jadi bahan saya untuk melangkah kedepan,” tandasnya. (151)