Sungai Lisai Diwacanakan Jadi Desa Konservasi

SUNGAI LISAI : Desa Sungai Lisai Kecamatan Pinang Belapis yang berada di zona khusus Taman Nasional Kerinci
SUNGAI LISAI : Desa Sungai Lisai Kecamatan Pinang Belapis yang berada di zona khusus Taman Nasional Kerinci

TUBEI, Bengkulu Ekspress – Desa Sungai Lisai Kecamatan Pinang Belapis yang berada di zona khusus Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Sehingga diwacanakan akan dijadikan sebagai Desa Konservasi oleh Pemkab Lebong. Sebagai langkah awal merealisasikan wacana tersebut, Pemkab Lebong sendiri telah menjalin kesepakatan dengan penandatanganan Memories of Understansing (MoU) dengan Balai Besar TNKS.

Kepala Bappeda Kabupaten Lebong, Drs Robert Rio Mantovani menjelaskan, masih terdapat beberapa proses yang harus dilakukan untuk mendukung wacana menjadikan Desa Sungai Lisai menjadi desa konservasi. Salah satunya yaitu membuat fakta integritas dan Perdes (Peraturan Desa) tentang kearifan lokal.

“Contohnya seperti desa melarang masyarakat luar untuk mendirikan pemukiman baru di desa Sungai Lisai,” ungkap Robert.

Tak hanya Desa Sungai Lisai yang dijadikan sebagai Desa konservasi, Pemkab lebong juga berencana akan menjadikan Desa Ketenong yang juga berada di Kecamatan Pinang Belapis untuk dijadikan sebagai desa wisata. Mengingat didesa tersebut terdapat objek wisata berupa air terjun tujuh tingkat yang dinilai cukup potensial meskipun berada didalam kawasan TNKS.

“Didekat air terjun tersebut terdapat lahan tidur yang direncanakan akan dijadikan bumi perkemahan. Disana juga akan dibangun bendungan yang nantinya akan dijadikan sumber air guna mengairi persawahan masyarakat. Wacana tersebut nantinya akan kita bawa ke Kementrian terkait untuk mendapatkan persetujuan, ” jelas Robert.(777)