SDIT Al Aufa Miliki Dokter Cilik

IKUTI : Dokter kecil SDIT Al Aufa ketika mengikuti pelatihan yang diberikan oleh petugas dari UPTD Puskesmas BAsuki Rahmad
IKUTI : Dokter kecil SDIT Al Aufa ketika mengikuti pelatihan yang diberikan oleh petugas dari UPTD Puskesmas BAsuki Rahmad

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Untuk memberikan bantuan pertama kesehatan bagi para siswa yang mengalami masalah kesehatan, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Aufa Kota Bengkulu, kini memiliki dokter kecil. Program ini bekerjsama dengan UPTD Puskesmas Basuki Rahmad, Kota Bengkulu.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kepala Sekolah SDIT Al Aufa Kota Bengkulu Endang Isturina SPd I melalui Wakil Kepala Humas Ardiyansyah mengatakan, di SDIT Al Aufa memiliki Unit Kesehatan Siswa (UKS). Dalam UKS tersebut terdapat dokter cilik yang dilatih petugas UPTD Puskesmas Basuki Rahmad.

“Ketika ada UKS kita harus memiliki orang yang bisa memberikan pertama pada kecelakan,” jelas Endang pada Bengkulu Ekspress Sabtu (1/4/2017).

Ardiyansyah menambahkan, tujuan dibuatnya dokter cilik ketika adanya anak-anak yang mengalami luka dan sebagainya bisa diobati dokter cilik. Sebelumya para dokter ciliki SDIT Al Aufa diberikan pelatihan bagaimana memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Nantinya bila terjadi apa-apa jika ada yang mengalami kecelakaan, yang tidak terlalu berat mereka bisa membantu.

“Masih banyak yang bisa dilakukan oleh dokter cilik kita,” jelasnya.

Saat ini, ada 6 siswa yang difokuskan menjadi dokter cilik, yaitu dari kelas 4 dan 5. Mereka siap memberikan bantuan ketika diminta memberikan bantuan pengobatan. Sementara untuk kelas 1 hingga 3 belum diajak karena mereka belum terlalu bisa dan akan diajari ketika kelas 4 nanti.

“Sementara untuk kelas 6 tidak boleh lagi mengikuti kegiatan, karena difokuskan menghadapi ujian,” sampainya.
Untuk memberikan pengalaman atau menambah wawasan para dokter cilik, setiap bulannya para petugas UPTD Puskesmas Basuki Rahmad terus mendatangi sekolah. Mereka memberikan

pengajaran atau pelatihan kepada para dokter cilik.
(614)