SATU Indonesia Award 2015

FOTO ASTRA INTERNATIONALDicari Pemuda Bengkulu  Penggerak Kemajuan Bangsa 

BENGKULU, BE – Setelah Jakarta, Bengkulu menjadi kota kedua yang dikunjungi tim penyelenggara Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Award tahun 2015. Kemarin (10/4), tim Satu menggelar bincang inspiratif dengan tujuan untuk mencari calon penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2015. Acara yang dihelat di Kedai Kopi Luwak Bengkulu dihadiri pemuda dan pemudi Bengkulu. Wagub Bengkulu Sultan B Najamudin yang juga merepresentasikan anak muda membuka acara tersebut. Ia pun ikut memberikan motivasi membangkitkan semangat generasi muda di Bengkulu agar bisa menjadi penggerak kemajuan bangsa.

Tak hanya itu saja, turut hadir pula tokoh nasional sekaligus menjadi dewan juri yakni Guru Besar Universitas Negeri Jakarta Prof Fasli Jalal, Dirut Tempo Bambang Harimurti, Head of Public Relations Division PT Astra International Yulian Warman, Head of Environment and Social Responsibility PT Astra International Riza Deliansyah. Pemenang SATU Indonesia Award 2011 asal Kendal Jateng, Heri Chandra Sentosa juga dihadirkan.

“Astra International kembali mencari lima pemuda dan pemudi Indonesia yang memiliki semangat sejalan dengan Astra untuk senantiasa berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas baik itu di bidang pendidikan, lingkungan, wirausaha, kesehatan dan teknologi sebagai kandidat penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2015,” tutur Branch Manager FIF GROUP Bengkulu Uce Yasir Anwar, SE.

Ia juga menambahkan Bengkulu sangat berpotensi untuk dapat menjadi salah satu penerima apresiasi SATU Awards 2015. Ini dilihat dari bincang inspiratif yang digelar terlihat jelas bahwa Bengkulu banyak memiliki generasi muda yang berpotensi. “Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para dewan juri. Ini menunjukan bahwa Bengkulu banyak menyimpan generasi muda yang berpotensi tapi tidak tersalurkan. Dan itu yang sebenarnya memang menjadi tujuan kita untuk menjaring sasaran tersebut,” ungkap Uce.

Program SATU Indonesia Awards ini sendiri telah memasuki tahun ke enam. Dan dimulai dalam rangka Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap Oktober. PT Astra Internasinal Tbk akan memberikan bantuan dana kegiatan masing-masing dengan nilai Rp 55 juta dan pembinaan kegiatan bagi para penerima apresiasi.

Pendaftaran sendiri akan dibuka hingga 24 Agustus 2015. “Syarat peserta berusia maksimal 35 tahun. Boleh individu atau kelompok dengan jumlah anggota menimal 3 orang. Kegiatan harus orisina dan telah berlangsung minimal 2 tahun. Khusus kategori teknologi minimal 1 tahun,” terang Head of Public Relations Division PT Astra International Yulian Warman.

Selain itu syaratnya lainnya peserta juga belum pernah menerima penghargaan nasional maupun internasioanal. Bukan karyawan grup Astra dan Tempo Media. “Bukan hanya calon peserta yang bisa mendaftarkan diri, tapi bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan dari para pemuda yang memiliki kreteria diatas juga bisa merekomendasikan dan mendaftarakan lebih dari satu orang peserta,” pungkasnya. (cik7)