Satpol PP Tertibkan Pedagang Buah

Kasatpol PP, Mitrul Ajemi bersama personilnya saat menegur para pedagang buah yang berjejer di Jalan Danau, kemarin.
Kasatpol PP, Mitrul Ajemi bersama personilnya saat menegur para pedagang buah yang berjejer di Jalan Danau, kemarin.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Semakin banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang menjual buah-buahan di Jalan Danau, mendapat sorotan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu. Dalam hal ini, Satpol PP terpaksa harus turun lapangan untuk menertibkan beberapa tenda/lapak dagangan yang dianggap menimbulkan kemacetan ditepi jalan raya.

” Kita minta mereka untuk mencari posisi yang aman, karena ada beberapa lapak yang cukup dekat dengan badan jalan, sehingga mambuat macet,” kata Kepala Satpol PP kota, Mitrul Ajemi SSos, kemarin (7/2).

Menurut Mitrul, pada dasarnya lokasi tersebut bukanlah tempat berjualan, hanya saja menginggat Jalan Danau sudah diperbaiki dan dilebarkan sehingga membuat masyarakat setempat terpancing untuk menggelar lapak masing-masing, karena berada di pinggir jalan lintas dan cukup padat. Namun, disisi lain dengan adanya pedagang tersebut, lanjut Mitrul, pihaknya khawatir akan terjadi kemacetan sebab banyak kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang berhenti dipinggir jalan untuk mengantri membeli jualan tersebut.

” Sebenarnya pemerintah tidak melarang masyarakat untuk mencari rezeki dengan berjualan, namun tetap harus dipahami bahwa ada aturannya yang harus ditaati. Nah, kali ini kita juga sekaligus mengimbau pedagang, dan membantu mereka untuk menggeser lapaknya agak kedalam, sehingga tidak terlalu ke badan jalan,” ungkap Mitrul.

Diketahui, belasan pedagang ini pada umumnya hanya menjual duku dan rambutan yang bersifat musiman, sehingga meminta agar Satpol PP untuk memaklumi dan memberikan kesempatan kepada masyarakat selama musim buahan tersebut masih berlangsung.

Seperti yang disampaikan salah satu pedagang, Laksmi (45) bahwa dirinya berjualan sudah 1 bulan karena saat ini di Bengkulu sedang musim rambutan dan duku, namun ia juga mengetahui batasan-batasan dalam berjualan di tepi jalan umum, sehingga ia memasang lapak tepat diatas drainase sehingga tidak terlalu mendekati badan jalan atau trotoar.

” Jualan ini hanya musiman, saya janji nanti kalau sudah habis musimnya gak jualan lagi. Jadi minta pemerintah maklumi saja, karena kami bukan cari kaya tapi cuma untuk mencukupi makan saja sehari-hari,” ucap Laksmi.

Setelah diimbau dan ditertibkan, para pedagang ini berjanji kepada pihak Satpol PP hanya berjualan pada saat musim buahan saja. Jika sudah tidak musim lagi maka mereka akan membongkar sendiri lapak yang sudah dibangun di Jalan Danau tersebut. Dalam hal ini Satpol akan terus memantau dan mengawasi agar lapak yang sudah dirapikan tidak ada lagi dipindah-pindahkan oleh pedagang. (805)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*