Saber Pungli Dikucur Rp 200 Juta

BengkuluARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress– Akhirnya Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 200 juta. Ini setelah Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu Utara (BU) mengambil dana tidak terduga untuk tanggap darurat bencana tahun 2017 yang totalnya sebesar Rp 1,7 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) BU, Drs H Kisro Zanito MM membenarkan telah dialokasikannya anggaran sebesar Rp 200 juta untuk membiayai Satgas Saber Pungli BU tersebut. ‘’Memang kita sudah beberapa kali melakukan rapat dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Asisten yang membidangi, Kabag Hukum serta Satgas Saber Pungli dan pihak lainnya. Sehingga atas keputusan Pak Bupati, maka dialihkan dana tanggap darurat untuk membiayai kegiatan Satgas Saber Pungli ini,’’ ujarnya.

Ia menambahkan, pengalokasian anggaran untuk Satgas Saber Pungli sudah melalui kajian bersama. Sehingga pengalihan anggaran ini juga telah ditelaah berdasarkan aturan yang berlalu agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari.

‘’Ini sudah kita bahas bersama. Karena pemerintah tentu juga tidak ingin terjadinya masalah nantinya atas pengalihan anggaran tersebut,’’ ungkapnya.

Kisro menyebutkan untuk kegiatan bencana, Pemda Bengkulu Utara masih memiliki anggaran yang cukup guna mengantisipasi kemungkinan bencana yang terjadi hingga penghujung tahun 2017 ini.

“Insya Allah kita masih punya anggaran yang cukup untuk antisipasi bencana yang terjadi. Sehingga kedua kegiatan ini, baik bencana dan Saber Pungli tetap berjalan,’’ terangnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Satgas Saber Pungli Bengkulu Utara Kompol Eko Sisbiantoro SIK menyebutkan pihaknya terus melakukan sosialisai pungli yang kerap terjadi. Apalagi mulai per 1 Mei nanti, masyarakat dapat melaporkan jika ada kegiatan yang mengarah pada pungli.

‘’Kita terus bergerak melakukan pemantauan. Bahkan saat ini masih dalam tahap sosialisasi hingga akhir April mendatang, dan per tanggal 1 Mei kita sudah mulai aksi,’’ pungkasnya.(816)