RSUD MUKOMUKO Terus Berbenah, Optimis Naik Kelas

Budi/Bengkulu Ekspress  Foto: Tugur Anjastiko
Budi/Bengkulu Ekspress Foto: Tugur Anjastiko

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Mukomuko terus melakukan pembenahan dan peningkatan fasilitas layanan.

Direktur RSUD Mukomuko dr Tugur Anjastiko mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien, pihaknya juga meningkatkan kemampuan terhadap tenaga medis. Selain itu, terus melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas rumah sakit. Anggaran pembangunan fasilitas ini, sudah dpliting di APBD 2018 nanti.

“Saat ini sedang mempersiapkan pembangunan kamar jenazah, gedung rawat inap isolasi dan lainnya,” katanya.

Anjas mengatakan, dengan perbaikan layanan RSUD Mukomuko, dia optimis akan mendapatkan penilian akreditasi tertinggi. Terlebih, persiapan menghadapi akreditasi sudah dilakukan dengan matang.

Ia mengatakan, gedung rawat inap isolasi diperuntukan pasien penderita penyakit menular seperti TBC agar penyakit tersebut tidak menular kepada pasien lain. Selama ini perawatan pasien yang menderita penyakit menular ditempatkan disalah satu ruangan di rawat inap yang ada saat ini.

“Hingga saat ini ruangan isolasi belum terpisah sendiri, kita buat dipojok gedung rawat inap Mawar,” bebernya.

Bakal bertambahnya sarana prasarana hingga akan dilakukan peningkatan pegawai di RSUD Mukomuko. Pihaknya lebih optimis untuk meningkatkan tipe RSUD Mukomuko yang saat ini ini tipe C dapat meningkat mejadi tipe B hingga A.

“Target kami RSUD ini tidak hanya terakreditasi. Tetapi tipenya akan meningkat lebih baik,” lanjut Anjas.

Mengenai lokasi pengembangan rumah sakitm, Anjas mengatakan tidak ada permasalahan. “Tahun 2017 ini pemda Mukomuko telah melakukan pembebasan lahan untuk perluasan atau pengembangan RSUD,” katanya.

Terpisah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Mukomuko, Edi Yanto melalui Kabid Pengembangan Kawasan Pemukiman, Ruri Irwandi ketika dikonfirmasi mengatakan pemda Mukomuko telah melakukan pembebasan lahan untuk pengembangan lokasi RSUD Mukomuko dengan luasan sekitar empat hektar lebih. Total anggaran yang dibayarkan Rp 3,3 miliar lebih.

“ Untuk lokasi pengembangan RSUD tidak ada masalah. Tidak menutup kemungkinan bakal bertambah di tahun depan. Karena ketika pembebasan, ada satu warga yang belum setuju untuk dibebaskan,” bebernya.

Dalam pembebasan lahan untuk RSUD tersebut pihaknya melibatkan TP4D dan pihak terkait lainnya. Saat ini masih dalam proses administrasi pembayaran kepada pemilik tanah. (900)