RSUD Curup Siap Pindah

Ary, RS jalur dua yang terbengkalai (1)CURUP, BE – Terkait dengan rencana Bupati Rejang Lebong DR (HC) A Hijazi SH MSi, untuk memindahkan RSUD Curup ke rumah sakit yang ada di jalur dua. Direktur RSUD Curup, H Tanzilul Azhar MKes MARS, mengaku siap untuk pindah ke rumah sakit yang sudah 10 tahun lebih terbengkalai tersebut.

“Kalau pak bupati mengintruksikan pindah, kita siap untuk melaksanakannya,” ujar Tanzilul usai rapat bersama SKPD di ruang rapat Bupati Rejang Lebong, kemarin.

Namun menurut Tanzilul, kepindahan belum bisa dilakukan pada tahun 2016 ini karena menurutnya untuk melakukan persiapan salah satunya rehab gedung rumah sakit jalur dua tersebut membutuhkan waktu sekitar satu tahun. Namun menurut Tanzilul untuk proses pembangunan sendiri, sepenuhnya akan diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong.

“Selain rehab, kita juga membutuhkan pembanguan baru di rumah sakit jalur dua. Salah staunya pembangunan Ipal, karena saat ini rumah sakit jalur dua belum memiliki Ipal,” aku Tanzilul.

Selain itu, saat ditanya mengenai kenyamanan sendiri, antara RSUD Curup yang ada dengan rumah sakit jalur dua, menurut Tanzilul ia menyakini akan lebih nyaman di rumah sakit jalur dua, karena selain lahannya yang cukup luas, keberadaanya yang masih sepi sehingga bisa membuat pasien menjadi nyaman.

“Memang untuk lokasi di jalur dua, lebih luas dan penduduk belum padat sehingga masyarakat yang berobat di rumah sakit bisa lebih tenang dan nyaman sehingga mempercepat proses penyembuhan,” papar Tanzilul.

Dalam kesempatan tersebut, Tanzilul juga mengungkapkan belum mengetahui secara persis terkait dengan tidak layaknya RSUD Curup yang disampaikan Bupati Rejang Lebong. Namun menurut Tanzilul bisa saja tidak layak yang dimaksud bupati adalah lahannya yang sempit sehingga tidak bisa diperluas lagi ke depannya.

“Selain itu bisa saja karena Amdalnya, karena berada ditengah-tengah pemukiman padat sehingga tidak bagus untuk masyarakat,” ujarnya. (251)