Rohidin Marahi Pejabat tak Cekatan

EKO/Bengkulu Ekspress BROKRASI: Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melantik pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Bengkulu.
EKO/Bengkulu Ekspress BROKRASI: Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melantik pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Bengkulu.

18 Fungsional Akhirnya Dilantik

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kesabaran Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah sedang diuji. Ujian kesabaran itupun dilontarkan, atas bayaknya Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih banyak belum bertanggungjawab dengan jabatan.

Rohidin Mersyah mencontohkan, banyaknya sepanduk, reklame, baleho yang tidak terawat diberbagai titik jalan serta tempat wisata berserak dan harus diganti.

Namun hingga saat ini, masalah itu terus dibiarkan hingga merusak pemandangan masyarakat. Seharusnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), cekatan bertanggungjawab untuk memperbaikinya. Kemudian Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), harusnya juga cekatan untuk melihat kondisi jalan yang rusak dan cepat membutuhkan penanganan khusus, dapat segara dilakukan perbaikan.

Termasuk kondisi drenase maupun gorong-gorong yang rusak. Baik itu ketika ada kondisi banjir karena hujan maupun ada hal lain yang merusak. Maka demikian, Dinas PUPR harus cekatan turun kelapangan untuk melakukan perbaikan. Namun lagi-lagi, menutur Rohidin pejabat tersebut masih banyak belum bertanggungjawab dengan jabatan.

“Itu sengaja saya biarkan. Kalau saya perintahkan, pasti akan langsung diperbaiki. Tapi saya mau lihat pertanggungjawaban jabatan itu seperti apa. Harusnya tanpa diperintah sudah ada tindakan,” ujar Rohidin kepada Bengkulu Ekspress, usai melakukan pelantikan pejabat fungsional pertama, di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, kemarin (3/10).

Dijelaskannya, pejabat juga tidak perlu harus mengkotak-kotakan wilayah. Semua harus ikut bertanggungjawab. Baik itu wilayah kota maupun kabupaten, provinsi juga harus ikut andil untuk memberikan peran. “Jadilah jabatan itu untuk mengamankan area masing-masing. Ini yang benar-benar saya minta. Karena memang sekarang sudah hampir hilang. Kalau belum ada yang melapori, belum mau bergerak,” paparnya.

Dengan adanya tangungjawab jabatan kepala OPD, maka lanjut Rohidin, dirinya juga tidak harus disibukan dengan melakukan sidak-sidak diberbagai wilayah. Cukup kepada OPD untuk melakukan pengecekan diseluruh wilayah kerjanya masing-masing. Dengan demikian, maka pejabat tersebut akan terbentuk dengan sendirinya masyarakat dapat merasakan pelayanan pemerintah secara prima. “Kalau begitu kinerjanya, tidak perlu saya sidak. Saya cukup mengatur kebijakan politik,” tambah Rohidin.

Rohidin juga mengaku, dirinya sudah memiliki grafis penilaian masing-masing pejabat, khususnya kepala OPD. Setiap kepada OPD dibuat laporan kinerjanya dalam setiap triwulan. Jika sampai akhir tahun ini kinerjanya, kurang dari 60 persen maka tentunya evaluasi akan dilakukan secara bertahap. Plt Gubernur juga akan mengeluarkan surat edaran, untuk membriefing satu persatu pejabat tersebut.

“Nanti kita sampaikan dengan pejabat yang bersangkutan, bahwa tidak paham dengan tugas jabatannya, harus dibina atau tidak cocok dalam jabatan. Itu yang dievalasi, tapi tidak langsung kita pinalti. Kita berikan kesempatan dulu, bina dulu. Karena untuk mengubah pola kerja itu tidak mudah,” tegasnya.

Pejabat Fungsional Dilantik
Dalam kesempatan itu, Rohidin juga melantik 18 orang pejabat baru fungsional yang ditempatkan di setiap OPD yang ada di Pemprov Bengkulu. Rohidin juga menekankan pejabat yang baru dilantik dan berkerjsa diprovinsi itu untuk bertanggungjawab dalam jababatan yang telah dilantik dan disumpah. Termasuk bertanggungjawab keilmuan juga harus dilaksanakan secara baik dan tuntas.

“Dengan bertanggungjawab dan iklas dalam bekerja, maka istirahat juga akan tenang ketika sampai dirumah,” ungkap Rohidin.

pejabat Fungsional DiangkatPekerjaan itu harus dikerjakan secara maksimal. Perkuat kerjsama dengan mitra dan tentunya amanah dalam menjalankan tugas. Dengan demikian, seberat apapun itu pekerjaan, maka akan mampu untuk diatasi.

“Silahkan laksanakan tugas dengan baik. Jangan sampai membuat kerja itu menjadi beban,” tutupnya. (151)