Ribuan Warga Nikmati Rangkaian Bakti Sosial

Bupati Rejang Lebong H Suherman didampingi ketua TP PKK    Rejang Lebong Hj Susilawati saat mengunjungi kegiatan Bhaksos pelayanan    kesehatan dan KB. foto diabadikan beberapa waktu lalu

CURUP, BE– Menjelang berakhirnya tahun 2014,  Pemkab  Rejang Lebong  menutup kegiatan bakti  sosial  (Baksos) dan KB Kesehatan.  Penutupan Baksos KB-Kesehatan  dimotori oleh Tim Penggerak PKK Rejang lebong ini akan dipusatkan di Desa  Lubuk Mumpo,  Kecamatan Kota Padang.
Bupati Rejang Lebong H  Suherman SE MM, Ketua TP PKK Rejang Lebong Hj Susilawati SE MM beserta beberapa unsur terkait akan menghadiri penutupan. “Untuk kegiatan Baksos dan KB Kes tahun 2014 ini akan resmi kita tutup besok (hari ini,red),” ungkap Kabag Humas  Setdakab Rejang lebong Nurdin, kemarin (28/12).
Menurut Nurdin, dalam kegiatan penutupan program yang sudah dilaksanakan sejak tahun berbagai kegiatan bakti sosial akan dilaksanakan. Beberapa kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan tersebut seperti  memberikan pelayanan kesehatan dan KB pada masyarakat setempat dengan program lainya. Pemberian bantuan pada masyarakat dan pelajar kurang mampu, pemberian bantuan dari segi pertanian dan lain sebagainya. Salah satu yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat yakni program sunat massal. “Selain kegiatan bhaksos, dalam penutupan itu juga akan dilaksanakan tablig akbar memberikan siraman rohani pada  masyarakat oleh ustad yang sudah disiapkan panitia,” tambah Nurdin
Lebih lanjut Nurdin menjelaskan, dengan adanya kegiatan Baksos tersebut Pemkab Rejang Lebong berharap  bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat menengah ke bawah dengan pelayanan yang diberikan langsung ke lokasi dengan upaya jemput bola.
Kegiatan yang dilaksanakan di 15 Kecamatan diikuti  ribuan masyarakat di 15 kecamatan ikut merasakan langsung dan berharap agar kegiatan serupa  bisa terus dilaksanakan ditahun selanjutnya. Harapan berlangsungnya kembali kegiatan Bkasos pad atahun 2015. Karena kegiatan tersebut dinilai efisien terutama bagi  masyarakat yang jauh dari pelayanan kesehatan dan KB dan diberikan secara gratis dan tidak dibatasi.(251)