Ribuan Warga Bengkulu Idap Diabetes

Salah Satu Penyebabnya Makanan Cepat Saji

symptoms-of-diabetes

BENGKULU, BE – Penderita penyakit diabetes untuk wilayah Provinsi Bengkulu saat ini masih sangat tinggi, mencapai 4.184 kasus yang tersebar di 9 kabupaten/1 kota. Penyakit diabetes saat ini sudah memasuki tingkat atau rengking ke dua jenis penyakit yang tidak menular yang dapat menyebabkan kematian. Sehingga sangat diperlukan pola hidup sehat dan teratur untuk mencegah penyakit tersebut.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Eva Handriani SKM MM mengatakan, untuk kasus penderita diabetes di Provinsi Bengkulu berdasarkan data yang diterimanya setiap tahun, tertinggi di wilayah Kota Bengkulu yang mencapai 3.087 kasus.

“Penderita diabetes masih sangat dominan di wilayah Kota Bengkulu, bahkan tingkat kematiannya mencapai 32 orang untuk tahun 2015 yang lalu,” terangnyam kemarin (15/11).

Sedangkan untuk wilayah kabupaten, penderita diabetes merata dan untuk kasus yang paling tinggi terjadi di Kabupaten Rejang Lebong yang mencapai 382 kasus dan untuk yang meninggal akibat penyakit ini mencapi 3 orang.

“Penyakit diabetes ini sering menyerang manusia di sekitaran umur 15 tahun hingga 30 tahun keatas karena pola makan dan pola hidup yang tidak teratur,” ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk tahun 2015 peningkatan penderita diabetes mengalami peningkatan sekitar 35 persen untuk tiga tahun terakhir. Untuk tahun 2015 berdasarkan data yang sudah diterima pihak Dinkes Provinsi Bengkulu untuk wilayah Kota Bengkulu terdapat 3.087 kasus dengan tingkat kematian mencapai 32 orang, untuk daerah Kabupaten Kepahiang mencapai 98 kasus dengan tingkat kematian 25 orang.

“Ini data kita peroleh setelah kita lakukan penjaringan kepada orang-orang yang mau dilakukan pemeriksaan, di luar itu pasti masih banyak yang menderita diabetes tetapi tidak mau melakukan pemeriksaan,” ujar Eva.

Ia menjelaskan, kesadaran diri tentang pentingnya pola hidup sehat dan menjaga pola makan sangat masih minim dilakukan masyarakat Provinsi Bengkulu. Sebab itulah berdasarkan pendataan yang pihaknya lakukan, masih banyak ditemukan penderita diabetes. “Akibatnya sekarang penyakit tidak menular seperti diabetes sudah menduduki dan termasuk rengking ke dua penyakit yang bisa menimbulkan kematian,” kata Eva.

Sebab itu, di peringatan hari Diabetes sedunia ini, Eva mengajak masyarakat Bengkulu lebih mementingkan pola kesehatan dari pada pola hidup mewah dan mulai dikurangi makan-makan yang banyak mengandung gula.

Minuman Kemasan dan Magic Com Sebabkan Diabetes

Selain itu, ia menyampaikan, minuman-minuman yang diperjualbelikan dalam bentuk kemasan dan pola hidup diet yang salah serta kurangnya berolahraga merupakan salah satu faktor yang dapat menimbulkan penyakit diabetes, apalagi ini sudah masuk dalam dunia moderenisasi, semua serba praktis dan makanan siap saja semua ada, tetapi di belakang itu semua bisa menimbulkan penyakit diabetes terutama pada usia-usia 15 hingga 30 tahun ke atas.

“Minuman kemasan sebenarnya hanya diperbolehkan diminum hanya 1 kali dalam sehari, tetapi warga Bengkulu terkadang 1 hari bisa minum hingga 2 sampai 3 botol sehari,” tuturnya.

Ditambahkannya, untuk proses memasak nasi di magic com saja bisa menimbulkan penyakit diabetes. Hal itu dikarenakan memasak nasi di dalam magic com tidak diperbolehkan lebih dari 12 jam karena tersebut jika dipanaskan atau dimasak lebih dari 12 jam akan mengeluarkan gula dan ini yang selalu dilakukan oleh masyarakat Bengkulu.

“Memang mengenai hal tersebut banyak yang belum tahu, tetapi sewaktu kita lakukan sosialisasi mengenai penyebab diabetes sudah kita sampaikan,” bebernya.

Ia menyebutkan, untuk proses penderita diabetes ini baru bisa dirasakan manusia atau masyarakat setelah kurang lebih 10 tahun. Hal ini berbeda dengan penyakit menular apabila masuk ke dalam tubuh bisa langsung dirasakan dengan tubuh menolak seperti terjadi panas dan muntah, kalau diabetes hanya yang dirasakan pegal-pegal dan kurang tidur serta lemas saja. “Penyakit tidak menular seperti diabetes ini memang sangat susah diprediksi, harus melalui cek darah di laboraturium. Hal inilah yang sering malas dilakukan masyarakat khususnya warga Bengkulu,” ungkapnya.

Eva juga mengajaka masyarakat Bengkulu untuk lebih menjaga pola hidup sehat lagi dan perbanyaklah berolahraga dan kurangi makanan-makanan cepat saji yang banyak mengandung gula. Sebab, apabila tidak memperhatikan hal tersebut sudah bisa dipastikan tidak lama akan terkena penyakit diabetes mellitus dan data untuk bulan Juli pun cukup signifikan yang terkena penyakit diabetes. “Tahun 2016 pun masih relatif tinggi, sehingga kita untuk menjaga pola hidup sehat, baru ke keluarga dan anak sehingga terhindar dari penyakit diabetes nantinya,” tutupnya.(529)

Jumlah Kasus dan Kematian Penyakit Diabetes Mellitus Per 2015

1. Kota Bengkulu 3.087 32 orang
2. Kabupaten Kepaihang 98 25 0rang
3. Kabupaten Bengkulu Selatan 29 1 orang
4. Kabupaten Bengkulu Utara 115 0
5. Kabupaten Seluma 45 0
6. Kabupaten Rejang Lebong 382 3 orang
7. Kabupaten Lebong 84 0
8. Kabupaten Kaur 48 4 orang
9. Kabupaten Mukomuko 263 17 orang
10.Kabupaten Bengkulu Tengah 33 2 orang
Total 4.184 84 orang

Jumlah Kasus dan Kematian Penyakit Diabetes Mellitus Per Juli Tahun 2016

1 Kota Bengkulu 990 9
2 Kepahiang 120 6
3 Bengkulu selatan 11 0
4 Bengkulu Utara 244 8
5 Seluma 56 0
6 Rejang Lebong 161 7
7 Lebong 44 0
8 Kaur 87 1
9 Mukomuko 99 7
10 Bengkulu Tengah 13 2
TOTAL 1.825 40