Ribuan Peraga Kampanye Dibagikan

serahkan-apk-dan-bahan-kampenye-dibagikan-tim-ferry-ramli-small
Bakti/Bengkulu Ekspress. SERAHKAN : Komisioner KPU Kabupaten Benteng, Bj Karneli menyerahkan alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye kepada tim kampanye 3 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Benteng, kemarin (1/11)

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) membagikan ribuan bahan kampanye, seperti brosur, pamplet dan poster serta alat peraga kampenye (APK) seperti spanduk, umbul-umbul dan baliho kepada tim pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Selasa (1/11) kemarin.

Komisioner KPU Kabupaten Benteng Divisi Sosialisasi, SDM dan P2IP, Drs BJ Karneli menjelaskan, setelah diserahkan, paslon ataupun tim kampanye diberikan kesempatan untuk menyebarkan seluruh bahan kampanye yang telah dibuat oleh KPU Kabupaten Benteng kepada seluruh masyarakat Kabupaten Benteng.

12-pilkada-bengkulu-tengah“Seluruh bahan kampanye yang dibuat oleh KPU telah kita bagikan kepada tim kampanye paslon untuk dibagikan dan dipasang selama masa kampanye berlangsung,” jelas BJ Karneli.

Dijelaskan BJ Karneli, dalam penyebarannya, salah satu APK yakni baliho dipasang langsung oleh KPU Kabupaten Benteng. Sesuai dengan kesepakatan, baliho akan dipasang di 5 lokasi strategis yang terdapat di Kaupaten Benteng, yakni di Desa Nakau, Kecamatan Talang Empat tepatnya di perbatasan Kota Bengkulu dan Benteng, Simpang Lubuk Sini Kecamatan Taba Penanjung, Simpang 3 Talang Pauh di Desa Paser Pedati Kecamatan Pondok Kelapa, Desa Taba Jambu Kecamatan Pondok Kubang dan Simpang 3 Taba Lagan Kecamatan Talang Empat.

Selain yang dibuat oleh KPU, kata BJ Karneli, paslon juga diberikan kesempatan untuk membuat sendiri bahan kampanye dan APK sesuai dengan desain yang telah dibuat oleh KPU Kabupaten Benteng.

Diantaranya, baliho sebanyak 150 persen dari jumlah yang dibuat oleh KPU dan 100 persen dari jumlah bahan kampanye yang dibuat oleh KPU.

“Selama masa kampanye berlangsung, APK dan bahan kampanye tidak boleh dipasang di tempat-tempat terlarang seperti di masjid, sekolah, kantor-kantor instansi pemerintahan, pohon-pohon dan fasilitas umum,” imbau BJ Karneli.(135)