Restart D4F Serupai Bangkrutnya MMM

D4F Sampul

BENGKULU, BE – Perubahan sistem satu demi satu terus terjadi dalam skema investasi Dream For Fredom (D4F). Mulai dari dihapuskanya bonus pasif 1 persen perhari menjadi 0,3 persen hingga 0,8 persen perhari tergantung indek D4F.

Ditambah lagi, terjadinya restart pada bonus pasif bagi member lama dan ketidakjelasan dana talangan 20 persen sebagai penyelamat sistem dalam mengembalikan uang partisipan. Perubahan tersebut, hampir menyerupai langkah awal terjadinya kebangkrutan bisnis Multi Level Marketing (MLM) bernama Mavrodi Mondial Moneybook atau yang akrap disebut MMM.

MMM kala itu tak mampu untuk membayar bonus kepada partisipan, hingga akhirnya bangkrut dan dinyatakan investasi penipuan oleh pemerintah. Edo salah satu mantan Manager MMM Bengkulu mengatakan, bahwa bakrutnya sistem MMM kala itu berawal dari adanya perbaikan sistem hingga hilangnya bonus sebesar 15 persen perbulan dari modal investasi.

“Selama 6 bulan kita dapat bonusnya, sesudah itu bonusnya macet,” ujar Edo kepada BE, kemarin.

Lanjutnya, setelah bonus macet, website MMM kembali tidak bisa diakses oleh partisipan. Sistem MMM pun mengatakan bahwa kembali terjadi perbaikan sistem. Berkelang hampir satu minggu, akhirnya wabsite MMM kembali dapat diaksis, namaun dalam hitungan beberapa waktu bonus pun kembali tak dapat dicairkan.

“Pada saat itu, beban sistem tidak dapat membayar bonus karena yang menarik bonus lebih banyak dari pada melakukan investasi baru,” terangnya.

Restart pun terjadi, pada restart pertama bonus hilang hanya saya modal masih tercantuk dalam akun MMM. Bila partisipan ingin menarik bonus, disyaratkan untuk melakukan investasi baru. Namun demkian, penarikan bonus tidak dapat dilakukan sekaligus sesuai dengan ketentuan awal bonus.

“Bonus bisa didapatkan kadang 10 persen kadang 13 persen, tidak tentu pembayarannya tapi syaratnya harus investasi lagi,” katanya.

Parahnya pada restart kedua, sistem tidak kembali normal seperti biasanya. Dalam akun partisipan hanya tertera angka bonus namun tidak bisa dicairkan. Hal ini lah yang membuat banyak korban berjatuhan hingga mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

“Modal saya pun belum kembali. Karena akun saya dibekukan dan uang didalam akun tidak dapat ditarik. Cuma tertara angka saja, hingga pada akhirnya MMM dinyatakan investasi penipuan dan ditutup oleh pemerintah,” ujar Edo.

Perubahan sistem tersebut hampir menyampai oleh cara D4F untuk terus restar dan hilang bonus. Karena pada logikanya, Edo memaparkan sistem tidak dapat melakukan pembayaran, hingga sistem berdalih akan membayarkan bonus dengan menginstruksikan untuk investasi baru. Bila hal tersebut dilakukan oleh partisipan D4F saat ini, maka dipastikan partisipan akan kembali mengalai kerugian besar.

“Hampir sama cara runtuhnya, bila terus kita ikuti maka uang kita akan kembali dikuras dan keuntungan sulit untuk didapatkan. Karena sistem tidak mampu untuk membayar bonus dan bisa dipastikan, uang secara kes tidak ada direkenang sistem tersebut. Bila ada yang melakukan investasi baru, maka uang itulah yang akan dibagikan kepada partisipan yang lainnya, demi menutipi bonus-bonus yang belum dibayarkan,” tegasnya.

Sementara itu, perubahan sistem hingga terjadinya restart sistem D4F membuat kecemasan kepada member baru D4F. Pasalnya bila hal tersebut, benar akan terjadi kebangkrutan maka dipastikan uang investasi yang dimasukan sekitar 2 minggu tidak bakal akan kembali.

“Cemas lah kalau benar terjadi, karena investasi yang saya masukan besar mencapai Rp 15 juta,” ujar partisipan D4F yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Menurutnya, dirinya dapat masuk ke D4F karena disekitar lingkungan rumahnya ikut dalam investasi tersebut. Sehingga ia pun memutuskan untuk ikut serta dalam berinfestasi. Ia pun terus melakukan koordinasi dan konsultasi kepada member D4F lainnya. Hal tersebut untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kerugian yang dialaminya nanti.

“Ikut-ikut saja kemarin, karena banyak yang ikut. Kalau begini kita lihat nanti bagaimana kejelasnya sistemnya. Karena bonus saat ini, masih bisa saya dapatkan, hanya saja tidak besar,” ucapnya. (151)