Resmi Maju Dalam Pilwakot, ESD Pamit Pada Warga

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Ketua DPRD Kota Bengkulu, Erna Sari Dewi atau yang akrab disapa ESD, Sabtu (10/02/18) menjamu masyarakat yang ada sekitar rumah dinasnya yang bertempat di wilayah Kecamatan Singaran Pati.

Jamuan makan yang digelar dalam balutan nuansa kekeluargaan ini juga merupakan cara ESD untuk pamit dan melepaskan jabatannya sebagai Ketua DPRD Kota Bengkulu, berkenaan dengan pencalonan dirinya sebagai Walikota Bengkulu dalam Pilkada serentak 27 Juni mendatang.

Dalam sambutannya, ESD tak hentinya mengucapkan terimakasih kepada sekretariat Dewan Kota Bengkulu, tokoh adat, seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah banyak mendukung kinerjanya selama 3 tahun menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Kota Bengkulu.

“Dalam 3 tahun saya menjabat sebagai Wakil rakyat, mungkin ada ucapan saya, perilaku saya yang menyinggung Bapak/Ibu warga sekitar yang ada di RW 02 ini. Begitu juga dengan di sekretariat, mungkin kalau di sekretariat DPRD saya ini terkenal pemarah, bukan pemarah sebenarnya, saya hanya tegas. Dan dalam acara hari ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/ Ibu sekalian. Saya juga sangat terharu dari sekretariat DPRD selalu mengurusi dan memfasilitasi mendukung pekerjaan saya, itu sangat luar biasa,” ujar ESD.

“Saya mohon maaf atas semua perilaku saya yang kurang berkenan. Selama 3 tahun ini, saya sudah menduduki jabatan saya sebagai wakil rakyat, kenapa kemudian saya meletakkan jabatan saya sebelum jabatan saya berakhir, bukan saya lepas tanggung jawab, namun saya ingin mewujudkan cita-cita saya untuk membangun kota kelahiran saya. Saya ingin mengikuti kontestasi Pilwakot 2018-2023, mohon doanya karena saya ingin membangun kota kelahiran saya dengan tenaga saya, fikiran saya,” sambungnya.

Ditemui disela-sela acara, ESD juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan surat pengunduran diri secara resmi sesuai dengan peraturan atas pencalonan dirinya dalam Pemilihan Walikota. ESD menuturkan, surat pengunduran dirinya telah disampaikan tertanggal 7 Februari lalu, saat ini ia sendiri hanya tinggal menunggu surat tersebut diproses dan setelah itu ia pun resmi mundur sebagai Ketua DPRD Kota Bengkulu. (ibe/prw)