Rektor Tegaskan Unib Netral

press conferenceBENGKULU, bengkuluekspress.com – Rektor Universitas Bengkulu (UNIB), Ridwan Nurazi menyatakan jika lembaga yang ia pimpin bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2018 dan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019. Pernyataan sikap ini dideklarasikan oleh pihak universitas di ruang rapat I Rektorat UNIB, Senin (06/11/2017).

Dengan itu, Seluruh dosen, PNS, karyawan dan seluruh civitas akademika di Universitas Bengkulu tidak boleh berpolitik baik di dalam maupun di luar kampus.

“UNIB Secara lembaga atau instusi bersifat netral atau tidak memihak kepada siapa pun atau calon kepala daerah, calon legislatif, calon presiden atau wakil preside,” ujar Ridwan.

Kemudian Ridwan juga mengingatkan kepada karyawan dan dosen di Unib yang tidak bersikap netral dan terbukti memihak kepada calon kepala daerah atau partai poltik maka akan diberikan sanksi, mulai dari teguran hingga pemecatan.

“Apabila ada pelanggaran yang dilakukan oleh ASN di Lingkungan UNIB maka penegakan disiplin serta sanksi akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku,” tegas Ridwan.

Tak hanya itu, Ridwan juga melarang setiap lembaga politik atau perseorangan untuk melakukan kampanye di lingkungan kampus UNIB, termasuk membawa atribut kampanye partai dan calon kepala daerah.

“Jadi tidak boleh ada mobil partai atau mobil dengan gambar kepala daerah berkeliaran di sekitaran kampus UNIB,” tambah Ridwan.

Namun, ditambahkan Ridwan, pada prinsipnya UNIB mendukung siapa saja yang maju dalam pencalonan kepala daerah, pencalonan lesgislatif dan pencalonan presiden. UNIB juga siap untuk memberikan masukkan atau saran demi kemajuan Provinsi Bengkulu dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Dil)