Ratusan Guru di Kaur Gigit Jari

gigit-jari-ketua-pgri-kaur-saat-mendatangi-ruangan-kabid-anggaran-dppkad-kaur-mempertanyakan-tpg-kamis-1711
GIGIT JARI: Ketua PGRI Kaur saat mendatangi ruangan kabid anggaran DPPKAD Kaur, mempertanyakan TPG, Kamis (17/11). (Foto IRUL/BE).

BINTUHAN,BE– Ratusan guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau sertifikasi di Kabupaten Kaur terpaksa gigit jari. Pasalnya, anggaran TPG bagi 797 penerima sertifikasi triwulan ketiga sampai saat ini belum bisa dicairkan, karena dana yang dikucurkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke Kas Daerah hanya Rp 1,5 miliar.

Sedangkan dana yang dibutuhkan untuk membayar ratusan penerima TPG itu harus Rp 9,1 miliar.

“Dana pembayaran sertikasi untuk teriwulan ketiga ini sudah ada, tapi dananya ini kurang hanya Rp 1,5 miliar sedangkan dana yang dibutuhkan itu Rp 9,1 miliar. Kalau kita bayarkan ini nanti akan bermasalah,” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kaur Drs. Ersan Saferi MM melalui Kabid Anggaran Hetliza Okky S Kom, kemarin (17/11).

Dikatakan Okky, pencairan tunjangan sertifikasi yang diberikan per triwulan, ini seharusnya merupakan pencairan untuk bulan Juli hingga Desember 2016 ini. Pencairan tunjangan sertifikasi untuk tahun ini memang terlambat, karena terkendala SK Dirjen yang tidak serentak keluarnya pada awal tahun yang lalu. Juga penundaan pencairan dana sertifikasi guru untuk triwulan ketiga dan keempat ini mungkin karena keuangan negara lagi sulit.

“Kita tidak tahu penyebabnya kenapa dana TPG ini hanya dikucurkan Rp 1,5 miliar ini saja. Mungkin ini karena kebijakan dari pusat,” terangnya.

Ditambahkannya, penundaan pembayaran dana sertifikasi guru ini, memang belum disampaikan kepada semua guru penerima dana sertifikasi. Namun ia berharap agar guru penerima dana sertifikasi dapat mengerti dengan kondisi keuangan pusat dan daerah.

“Kalau danannya sudah cukup nanti pasti segera kita bayarkan, tapi kita belum tahu dana ini cair lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kaur Rafi’i S Pd kemarin (17/11) mendatangi DPPKAD Kaur. Kedatangan Rafi’iini mempertanyakan tunjangan sertifikasi guru yang tak kunjung cair untuk triwulan ketiga dan keempat tahun 2016 ini. Sebab saat ini para guru sudah resah dengan macetnya tunjangan sertifikasi tersebut.

“Seharusnya ini pencarian sertifikasi triwulan keempat, tapi sampai kini yang teriwulan ketiga belum juga cair. Karena guru penerima sertifikasi ini selalu mendesak kami, tapi kalau sudah dijelaskan seperti ini nanti saya bisa beri tahu guru penyeban sertifikasi ini macet,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, penerima tunjangan sertifikasi tahun 2016 di linkungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kaur sebanyak 797 guru terdiri dari guru PAUD 41 orang, SD SMP 662, SMA 94 orang dan pengawas 37 orang.(618)