Ratusan Guru Belum Terima Sertifikasi

SertifikasiBENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sedikitnya 100 orang dari 1.906 orang guru Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan(SMA/SMK) se-Provinsi Bengkulu, sertifikasinya belum cair. Karena masih terganjal beberapa hal yang harus diselesaikan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Tusman Haidi saat dikonfirmasi Bengkulu Ekspress membenarkan belum cairnya tunjangan sertifikasi bagi guru SMA/SMK tersebut. Dikatakannya keterlambatan itu dikarenakan guru tersebut basic pendidikan dan jam mengajarnya tidak linier. Selain itu, juga terkendala data pokok pendidikan (dapodik).

Masih menurut Tusman, pencairan sertifikasi guru SMA/SMK diakui mengalami keterlambatan. Pasalnya keluarnya SK pencairan itu baru dimulai 17 April 2016.

“Sekarang sertifikasi guru sudah ada yang masuk, namun ada juga yang masih dalam proses clearing dari perbankan ke masing-masing rekening penerima, ” katanya.

Seperti diketahui, jumlah guru penerima sertifikasi sebanyak 1.906 orang. Perinciannya 54 guru SLB, 1.214 guru SMA, 638 guru SMK. Besaran tunjangan sertifikasi yang diterima guru sesuai dengan besar gaji pokok satu bulan.

Besara dana sertifikasi triwulan I cair Rp 20, 6 miliar. Besaran itu belum dikenakan potongan pajak. Pencairan sertifikasi dibagi dalam tiga perbankan, yakni Bank Bengkulu (BB). Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia mengimbau bila ada guru yang namanya belum keluar dan jika ada kendala, dapat datang ke Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu, atau bisa ditanyakan dengan bagian operator sekolah. (247)