Rampok Gasak Uang Rp 200 Juta

RampokMUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Tingkat kejahatan perampokan di wilayah hukum Polsek Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko sepertinya patut menjadi perhatian jajaran Polres Mukomuko.

Pasalnya, setelah sebelumnya telah terjadi perampokan karyawan PT Agricinal, terbaru kawanan rampok berhasil lolos dan membawa uang tunai sekitar Rp 200 juta, milik Anton Fahroni (32), warga Desa Gading Jaya, Kabupaten Mukomuko.

Korban merupakan pengelola usaha SP Tani Makmur Tandan Buah Segar (TBS) sawit. Peristiwa itu terjadi kemarin (14/7) pagi sekitar pukul 11.05 WIB di Desa Lubuk Bento tepatnya di salah kantor SP tempat korban bekerja.

Informasi yang diperoleh, pelaku diduga sebanyak empat orang yang mengendaraai dua sepeda motor mendatangi tempat korban bekerja. Para pelaku langsung masuk ke kantor tersebut dan menjalankan aksinya. Dalam menjalankan aksi, pelaku diduga sempat menodongkan senjata mirip senjata api (Senpi) kepada korban dan meminta uang kepada korban. Setelah berhasil mendapatkan uang tersebut, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Kota Mukomuko menuju Padang.

Camat Pondok Suguh, Abdul Hadi dihubungi Bengkulu Ekspress, membenarkan telah terjadi peristiwa kejahatan tersebut. Tetapi pihaknya tidak mengetahui pasti kronologis kejadian. “Informasi yang saya tau korbannya Pak Anton, yang profesinya menjalankan usaha SP tbs di Desa Lubuk Bento, dan uang yang hilang sekitar Rp 200 juta,” singkatnya.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Kapolsek Pondok Suguh, Iptu Khairul Anwar belum mau dikonfirmasi. Dihubungi via handphone tidak ada jawaban.(900)