Puting Beliung Hantam Kota, Bangunan Roboh, Pohon Tumbang

PUTING BELIUNG: Sejumlah bangunan roboh dihantam angin kencang yang terjadi di Kota Bengkulu, tadi malam (23/11). (Foto RIZKY/BE).

BENGKULU, BE – Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Kota Bengkulu, Rabu (23/11) malam, sekitar pukul 08.00 WIB, memporak-porandakan beberapa bangunan dan mengakibatkan pohon besar tumbang menutupi ruas jalan.

Bangunan pertama yang menjadi korban keganasan angin kencang yakni Meubel Karya Baru milik Karsan warga RT 4, Kelurahan Kampung Kelawi, Kecamatan Teluk Segara. Bangunan mebel tersebut rata dengan tanah, seng dan rangka bangunan yang terdiri dari kayu berserakan.

Dikatakan Karsan, angin kencang tersebut datang setelah hujan berhenti. Selanjutnya tiba langsung menghantam bangunan meubel dari arah belakang dan langsung merobohkannya. Beruntung keluarga Karsan sedang melakukan takziah di rumah tetangga sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Kejadiannya cepat, saya lagi di depan di rumah tetangga takziah dengan isteri dan keluarga lain. Angin kencang datang, bangunan langsung roboh,” terang Karsan.

Meski tidak ada korban jiwa, Karsan mengaku bakal kerepotan membereskan bangunan meubelnya yang berantakan dihantam angin kencang itu. Terlebih lagi membersihkan bangunan belum bisa dilakukan, karena ada kabel putus dan masih ada arus listriknya.

“Yang penting keluarga saya selamat, bangunan roboh bisa dibereskan nanti,” imbuhnya.

Kejadian serupa juga dialami Baskoro (45). Warung nasi Begadang 2 miliknya yang berada di RT 2 RW 3, Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Teluk Segara roboh berantakan dihantam angin kencang. Semua perabotan masak, bahan makanan hancur berantakan berserakan dilantai. Bahkan gerobak yang ada di warung tersebut sampai terangkat bukti jika angin sangat kencang.

“Sebelum kejadian saya lagi melayani pembeli, tiba-tiba dari arah kanan angin kencang. Saya langsung berinisiatif dorong pembeli keluar, tidak lama setelah itu warung langsung roboh,” jelas Baskoro.

Baskoro sama sekali tidak menduga angin tersebut bisa sekencang dan bisa datang dengan tiba-tiba. Karena setelah deras berhenti, langsung disusul dengan angin kencang. Beruntung tidak ada korban luka-luka yang tertimpa bangunan tersebut. “Tidak ada yang luka, baik keluarga saya atau pembeli,” ujarnya.

Angin kencang juga merobohkan pohon besar di ruas Jalan Cendana menuju Rumah Sakit Rafflesia. Pantauan di lapangan, beberapa anggota polisi dari Polres Bengkulu sudah menutup jalan untuk menghindari pengguna jalan terjebak karena pohon tumbang. Tidak lama setelah itu, beberapa petugas mengevakuasi pohon yang menutupi jalan tersebut.

Pohon roboh ini tidak jauh dari baliho besar didepan Stadion Semarak Sawah Lebar dan SMAN 5 Kota Bengkulu beberapa waktu lalu. Meski tidak mengganggu arus lalu lintas, beberapa pengguna jalan sempat mengentikan laju kendaraanya. Mereka mengira jika polisi yang sedang berjaga disimpang itu sedang melakukan razia.(167)