PS Kepahiang Seleksi Pemain

BolaKEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Setelah hampir dua tahun vakum, klub sepak bola kebanggaan masyarakat Kabupaten Kepahiang atau PS Kepahiang, bangkit kembali. Dengan dikomandoi anggota DPRD Kepahiang, Nurrahman Putra, PS  Kepahiang kembali memulai seleksi pemain sejak hari ini  Selasa (16/5) untuk membentuk kesebelasan tangguh dalam mengarungi liga 3 PSSI. Seleksi dilakukan hingga tanggal 20 mei mendatang untuk menjaring 22 pemain andalan yang akan berjuang bersama-sama dalam membesarkan nama PS Kepahiang di kanca persepakbolaan Indonesia.

“Besok sampai tanggal 17 Mei itu masa pendaftaran, kemudian dilanjutkan seleksi hingga 20 Mei mendatang,” ungkap Ketua PS Kepahiang, Nurrahman Putra.

Nurrahman mengajak, seluruh putra terbaik di Kabupaten Kepahiang dengan usai 23 tahun ke bawah agar bergabung dalam sekuat PS Kepahiang asuhan Supran Efendi. Karena managemen PS Kepahiang melaksanakan seleksi dengan mengutamakan putra daerah. Sehingga memiliki semangat kuat untuk kebangkitan sepak bola di Bumi Sehasen.

“Nantinya pemain tidak diikat kontrak, karena kita mengajak sama-sama bangun PS Kepahiang dengan modal semangat kuat,” ujarnya.

Sementara Manajer PS Kepahiang, Rudy S mengatakan, manajemen akan berupaya sekuat tenaga untuk mencari dana. Sehingga seluruh operasional tim dalam mengarungi pertandingan di Liga 3 PSS wilayah Provinsi Bengkulu dapat ditanggulangi dengan baik oleh manajemen.

“Kalau dana kita ajukan proposal baik ke pemerintah daerah, maupun OPD dan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kepahiang,” tuturnya.
Rudy mengungkapkan, bila saat ini pihaknya belum memiliki dana, tetapi sudah berani melaksanakan seleksi pemain. Karena ingin membangkitkan semangat sepak bola di Kabupaten Kepahiang. “Alhamdulliah Bupati mendukung langkah kita, untuk soal anggaran nanti akan dicarikan bersama,” tuturnya.

Dikesempatan sama pelatih PS Kepahiang Supran Efendi yang juga menjabat Plt Ketua PSSI Kabupaten Kepahiang menyatakan, pihaknya melakukan seleksi secara optimal. Sehingga disarankan seluruh pelajar SMA,SMK dan pemuda dibawah umur 23 tahun untuk dapat ambil bagian dalam seleksi tersebut.

“Kalau di daerah kita memang kendala sarana prasarana, sehingga kita sendiri tidak dapat menargetkan harus mencari pemain dengan kualitas tinggi. Kalau dihitung melalui nilai kita targetkan pemain kita dinilai 7 rata-rata pemain,” sebutnya.

Dalam perjalanannya di kasta ketiga Liga Indonesia PS Kepahiang sudah sangat berprestasi. Sejak didirikan 2004 lalu pasca pemekaran daerah, PS Kepahiang sudah mendapatkan juara dua se-Provinsi Bengkulu tahun 2006. Lalu kemudian juara 3 di 2008, setelah PS Kepahiang mati suri seiring dengan polemik dualisme kepengurusan PSSI pusat. (320)