Prosesi ‘Arak Sorban’ Diikuti 17 Keluarga Tabot

IMG_7929
Prosesi Arak Sorban

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sebanyak 17 keluarga Tabot di Kota Bengkulu menggelar prosesi Arak Sorban di lapangan merdeka sebagai bagian dari upacara Tabot, Rabu (21/10/2015).

Arak seroban (mengarak sorban) atau disebut juga malam coki bersanding merupakan acara mengarak penja yang ditambah dengan serban (sorban) putih dan diletakkan pada tabot coki (tabot kecil). Tabot coki ini dilengkapi dengan bendera atau panji-panji berwarna putih dan hijau atau biru yang bertuliskan nama “Hasan dan Husain” dengan kaligrafi Arab yang indah.

Ketua KKT Bengkulu Syiafril Syahbudin mengatakan, Prosesi ‘arak sorban’ merupakan bagian dari ritual upacara Tabot sebagai simbol ditemukannya bagian kepala cucu Nabi Muhammad SAW bernama Husein yang gugur dalam perang di Padang Karbala Irak.

Penemuan bagian kepala Husein, diperingati ratusan anggota KKT Bengkulu dengan berkumpulnya sebanyak 17 keluarga tabot di lapangan merdeka.

“Sebanyak 17 keluarga Tabot berkumpul mulai pukul 20.00 hingga 21.30 WIB. Masing-masing keluarga Tabot membawa perlengkapan jari-jari dan sesuatu yang diibaratkan kepala dibalut kain sorban yang diletakkan dalam coki atau miniatur peti mati,” katanya.

Setelah semuanya berkumpul, 15 keluarga Tabot yang membawa coki memberikan penghormatan kepada coki yang lebih tua yakni coki tabot imam dan Tabot bangsal.

“Setelah prosesi selesai, semua anggota KKT Bengkulu pulang dan menyimpan benda yang diibaratkan kepala Husein terbungkus sorban ke gerga di daerah tempat tinggal masing-masing,” terangnya. (Dil)