Produk Kadaluarsa Beredar

BINTUHAN,BE– Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kabupaten Kaur, mewaspadai praktik penjualan produk makanan kadaluarsa. “Biasanya, menjelang hari-hari besar seperti Natal dan Tahun Baru banyak toko dan swalayan yang memanfaatkan peluang untuk menjual produknya yang kadaluarsa yang dapat merugikan konsumen,” kata kepala  Disperindagkop dan UKM, Kaur Drs M Thabri kemarin.
Thabri mengatakan, untuk mencegah peredaran produk makanan dan minuman kadaluarsa ini, maka pihaknya mengecarkan melakukan inspeksi mendadak di sejumlah toko dan swalayan untuk mencari makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi, label yang rusak dan lainnya. “Kita mempunyai program tahunan dengan melakukan sidak terhadap produk makanan dan minuman kadaluarsa jelang Natal dan Tahun Baru 2015. Ini dilakukan agar pedagang nakal tidak berbuat curang,” terangnya.
Lanjut Thabri, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk meneliti dengan memperhatikan masa berlaku produk sebelum membeli. Sebab jangan sampai nanti setelah membeli produk, ternyata produk itu sudah kadaluarsa. “Selain sidak, kita juga mengontrol masuknya produk makanan dan minuman ilegal yang diselundupkan dari kota lain,” ujarnya.
Disperindag memang harus jeli melihat kondisi dan  jangan menunggu temuan masyarakat nanti ada baru bertindak, tapi mendekat perayaan natal dan tahun baru ini, Disperindag segera turun meroscek kelapangan dan memeriksa semua produk yang tidak layak dijual tapi diperjual belikan.  “Biasnya sasaran sidak ini pasar-pasar dan toko-toko, seperti supermarket dan lainya,” ujarnya.
Ditambahkanya, meski pihaknya kekurangan personel. Razia makanan dan minuman kadaluarsa tetap akan kita gelar jelang Natal dan Tahun Baru 2015.  “Kita tidak mau ruang gerak pedagang nakal memanfaatkan, juga kita minta kepada  masyarakat untuk lebih teliti saat membeli barang,” himbaunya.(618)