Presedium Lembak Temui Komisi III DPR RI

CURUP, BE – Untuk memperjuangkan proses pemekaran calon Kabupaten Lembak dari Kabupaten Rejang Lebong, hari ini Presedium Kabupaten Lembak akan mendatangi Komisi III DPR RI di Senayan.
Menurut Wakil Ketua Presedium Pemekaran Lembak, Iwan Setiawan, ada tiga anggota presedium yang menemui komisi III DPR RI tersebut.
Mereka adalah Umar Usman, Daeng Oktora dan Dirtomo. Ketiganya terbang ke Bengkulu pada Selasa (7/4) pagi.
“Kedatangan kawan-kawan dari presedium untuk mempertanyakan kejelasan pengesahan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Lembak,” ungkap Iwan.
Menurut Iwan, dalam menemui Komisi III DPR RI tersebut, ketiga anggota Presedium tidak hanya sendiri melainkan ditemani oleh anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu dan perwakilan dari pemerintah Provinsi Bengkulu.
Sementara itu, terkait dengan ketidak ikut sertaan dirinya menemui Komisi III DPR RI. Iwan menjelaskan saat ini ia tengah mendapat tugas untuk menyelesaikan berkas yang kurang didaerah. Salah satunya terkait dengan surat pernyataan dari pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terkait dengan pemberian aset. Baik aset yang bergerak dan aset yang tidak bergerak.
“Alhamdulillah untuk surat mengenai pemberian aset sudah selesai dan sudah ditandatangani bupati, sehingga tidak ada masalah lagi,” ungkap Iwan sembari menunjukkan surat pernyataan dari Pemkab Rejang Lebong terkait dengan pelepasan aset.
Senada dengan yang disampaikan Iwan, bupati Rejang Lebong H Suherman SE MM juga menyampaikan bahwa ia telah menandatangani surat pernyataan terkait dengan penyerahan aset dari pemka Rejang Lebong ke pada calon Kabupaten Lembak.
“Untuk surat pernyataan secara tertulis sudah saya tandatangani kemarin (Senin,red),” ungkap bupati Selasa (7/4).
Menurut bupati pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan memenuhi semua kewajiban yang sifatnya berasal dari Pemkab Rejang Lebong. Bahkan menurut bupati pihak Pemkab Rejang Lebong sudah menyiapkan dana untuk pembangunan calon kabupaten Lembak selama dua tahun pertama pasca melepaskan diri dari Kabupaten Rejang Lebong. Dana yang disiapkan tersebut sebesar Rp 5 miliar untuk satu tahun.
“Kalau secara administrasi, kita Pemkab Rejang Lebong selalu menyipakan, bahkan bisa dibilang tidak ada masalah lagi. Seandainya masih ada yang kurang juga, kita siap memenuhinya,” tegas Suherman.
Dalam kesempatan tersebut, Suherman juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Lembak untuk bersama-sama berusaha mewujudkan terciptanya Kabupaten Lembak. Kepada tokoh politik dari wilayah lembak serta tim presedium bpati menghimbau agar jangan lemah namun harus proaktif sehingga bisa segera terwujudnya Kabupaten Lembak tersebut.(251)