PPP Bantah Dukung Mayor David

Ketua DPW PPP Provinsi Bengkulu, Nasir Jahiya dan Sekretaris Yuliswan bersama pengurus PPP Bengkulu.
Ketua DPW PPP Provinsi Bengkulu, Nasir Jahiya dan Sekretaris Yuliswan bersama pengurus PPP Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membantah telah memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon walikota dan wakil walikota Bengkulu jalur independen Mayor David Suardi – Baksir. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua DPW PPP Provinsi Bengkulu, Nasir Jahiyah saat menggelar jumpa pers di Kantornya, Kamis (14/12/2017).

Menurutnya, kalaupun ada oang atau kelompok tertentu yang mengklaim, dukungan tersebut bukanlah resmi dari partai melainkan orang secara pribadi.

“Saya kira begini, kita lihat dulu porsinya, apakah ini bentuk dukungan pribadi atau secara partai. Sebab hingga saat ini DPP belum memberikan surat rekomendasi siapa yang akan diusung atau pun didukung,” kata Nasir.

Ditambahkannya, walaupun sekolompok orang yang memberikan dukungan kepada Mayor David tersebut mengaku berasal dari PPP Djan Farid, tetap saja itu menyalahi aturan. Sebab menurutnya PPP di Bengkulu dan di Indonesia hanya ada satu dibawah pimpinan Ketua Umum Romahurmuziy.

“Sesuai pemberitahuan dari DPP, hasil kesepakatan dengan KPU, Kemendagri dan Komisi II DPR RI untuk mendukung seseorong calon kepala daerah ataupun walikota dan wakil walikota itu adalah kepengurusan partai yang mempunyai SK kemenkumham,” terangnya.

Senada, Sekretaris DPW PPP Povinsi Bengkulu, Yuliswan menegaskan sampai saat ini tidak ada konfirmasi dari pihak DPC kepada DPW tentang dukungan kepada Mayor David. Diakuinya, Mayor david sendiri tidak pernah mengikuti tahapan – tahapan pendaftaran sebelumnya ke PPP.

“Tidak tahu kalau mereka mengaku dari kubu seberang Djan Farid. Sekarang PPP tidak ada dua, hanya satu yaitu pimpinan Romahurmuziy dan untuk DPW Bengkulu diketuai Nasir Jahiyah dan DPC Kota Bengkulu, Deddhy Ekwan,” katanya.

PPP akan mengambil langkah hukum jika ada sekelompok orang mengatasnamakan partainya mengklaim memberikan dukungan kepada calon tertentu.

“Kalau nanti ada yang mengaku – ngaku dari PPP maka kami akan polisikan karena kami merasa dirugikan. Jujur kami PPP di Bengkulu hanya ada satu dan di Indonesia hanya ada satu,” demikian Yuliswan. (Dil)