POSSI Bengkulu Sosialisasi Olahraga Selam di Enggano

IST/Bengkulu Ekspress SOSIALISASI: Possi Bengkulu saat menggelar sosialisasi olahraga selam di Desa Malakoni Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara.
IST/Bengkulu Ekspress SOSIALISASI: Possi Bengkulu saat menggelar sosialisasi olahraga selam di Desa Malakoni Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pengurus Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Provinsi Bengkulu, sedang fokus melakukan sosialisasi olahraga selam untuk memasyarakatkan olahraga selam di Provinsi Bengkulu. Ketua POSSI Provinsi Bengkulu Letkol Laut (P) Agus Izudin mengatakan, sosialisasi, pembinaan dan regenerasi menjadi program utama. POSSI gencar akan mensosialisasikan olahraga selam ke sekolah-sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA hingga masyarakat umum.

“Kami tidak ingin kekurangan atau bahkan mencomot peselam dari luar daerah hanya untuk memenangi sebuah kejuaraan. Kami lebih bangga bila mampu menghasilkan atlet-atlet sendiri untuk berprestasi. Karenanya, program sosialisasi dan pembinaan digencarkan,” kata Agus Izudin.

Salah satu program jangka panjangnya, menyiapkan atlet selam untuk tampil di kancah Kejuaraan Nasional dan PON Papua Tahun 2020. Program pembinaan selam Provinsi Bengkulu sempat menurun, Provinsi Bengkulu pada PON Riau Tahun 2012 mendapatkan medali perunggu dan pada PON 2016 tidak mendapatkan medali. Namun, hal itu tidak membuat pengurus POSSI Provinsi Bengkulu patah semangat.

“Justru hal ini menjadi cambuk untuk kami lebih menggiatkan lagi program pembinaan dan sosialisasi,” tegasnya.
Sementara itu, kegiatan sosialisasi olahraga selam di Pulau Enggano dilaksanakan pada tanggal 23-25 Oktober 2017 bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga selam di Provinsi Bengkulu untuk menyiapkan masyarakat lokal setempat untuk menyongsong Bengkulu Wonderfull 2020.

“Potensi Pulau Enggano sangat besar untuk pengembangan olahraga selam dan pariwisata bahari khususnya penyelaman. Untuk itu, POSSI melakukan sosialisasi kegiatan penyelaman di Enggano supaya masyarakat menjadi berdaya lokal dan berdaya saing yang memiliki kemampuan penyelaman secara standar internasional,” ungkap Danlanal ini.

Kegiatan sosialisasi olahraga selam ini dilaksanakan di Desa Malakoni, Kecamatan Enggano, Bengkulu Utara. Dari tanggal 23 – 25 Oktober 2017. Dengan jumlah peserta 40 orang dari masyarakat Enggano, acara ini juga di hadiri Bapak Tedi, Kepala Desa Malakoni dan perangkat desa lainnya. Serta anggota TNI AL, Penyelam dari Rafflesia Bengkulu Diving Center (RBDC) Bengkulu, Areal Drone Bengkulu dan Mahasiswa Kelautan UNIB. (151/krn)