Posko Tagana Minim Sarana

tagana

BENGKULU, BE – Posko Tagana (taruna siaga bencana) yang terletak di wisata pantai panjang ternyata masih sangat minim sarana dan prasarana. Padahal, posko berupa menara pantau ini memiliki peran penting dalam mengawasi dan menyelamatkan pengunjung pantai.
Wakil Walikota Ir Patriana Sosialinda yang melakukan pemantauan langsung ke pantai panjang, mengatakan bahwa dengan kurangnya perlengkapan tentu akan mempengaruhi kinerja para petugas. Seharusnya peralatan harus segera dilengkapi agar posko tagana tersebut bisa berfungsi dengan baik.
“Dari informasi yang saya dapat, sarana di posko ini belum memadai.  Seperti peralatan penyelamatan korban bencana.  Akibatnya nanti, pekerjaan tim Tagana beserta relawan akan mengalami hambatan dan belum maksimal,” ujar Wawali usai meninjau Posko Tagana, kemarin.
Adapun peralatan yang harus siap di dalam posko Tagana tersebut, diantaranya perahu karet, pelampung badan/papan, peluit tagana, teropong, tandu, tabung oksigen dan lain sebagainya.
Disamping itu Wawali menambahkan, selain posko Tagana fasilitas umum yang ada di kawasan wisata pantai panjang ini juga perlu diperhatikan. Sebab, saat ini tak sedikit yang mengalami kerusakan, seperti MCK umum yang tidak layak pakai lagi. Kemudian, pondok-pondok yang telah rusak namun dibiarkan dengan kondisi rusak sehingga merusak pemandangan.
“Selain kondisi Posko Tagana, disini kita juga lihat kondisi sarana dan prasarana yang ada di objek wisata Pantai Panjang perlu mendapat perhatian khusus dari instansi terkait. Seperti kondisi MCK yang tak lagi layak pakai dan juga masih banyaknya bangunan pondok warung remang-remang yang membuat pemandangan pesisir kota terkhusus pantai panjang menjadi kurang nyaman,rapi, dan bersih,” tukasnya.
Wawali mengimbau agar Kepala SKPD yang terkait dapat bekerja lebih ekstra untuk mencarikan solusi terhadap kondisi sarana dan prasarana di Pantai Panjang agar fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
“Kita sudah lihat semua tadi kondisi fasilitas di sini. Semua kepala dinas terkait saya harap dapat bekerja semakin ekstra,” tutup Wawali. (805)