Polres Seluma Bidik Korupsi Cetak Sawah Baru

SELUMA TIMUR, BE – Bukan hanya penyidik Kejari Tais yang saat ini sibuk melidik dugaan korupsi di Kabupaten Seluma. Hal serupa dilakukan Sat Tipikor Polres Seluma.
Salah satunya, saat ini penyidik Polres Seluma sedang melakukan pengumpulan data dan keterangan (Pulbaket) terhadap percetakan sawah seluas 100 H di kawasan  Talang Prapat, Seluma Barat.
“Kita memang telah melakukan lidik terhadap alih fungsi kebun penjadi percetakan sawah,” sampai Kapolres Seluma, AKBP Joko Sadono SIK SH MH kepada Wartawan, kemarin.
Kapolres menambahkan, sejauh ini penyidik masih melakukan pulbaket serta melakukan pengumpulan sejumlah dokumen. Diketahui dalam dugaan ini diketahui setelah tim penyidik menemukan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh kelompok tani selaku penerima dana dari APBN yang disalurkan oleh Dinas Pertanian Bengkulu ke sejumlah kelompok. Ironisnya sejauh ini pekerjaan tidak diselesaikan keseluruhan, serta anggran yang telah tersedia sebesar Rp 1 M.
“Ini baru indikasi secara kasat mata. Namun diperlukan sejumlah bukti yang kuat sehingga mengharuskan penyidik melakukan pulbaket dan puldata terlebih dahulu,” singkat Kapolres.
Seharusnya pekerjaan ini dilakukan perluasan sawah dari perkebunan warga menjadi sawah. Namun justru di kawasan 100 hektar tersebut dijadikan tanaman kedelai. “Sudah jelas menyalahi aturan. Untuk itu, sejumlah pihak yang mendapatkan surat panggilan guna menjalani memintai keterangan untuk dapat memenuhi panggilan penyidik. Serta dapat membawa sejumlah dokumen yang diperlukan. Jika nantinya unsur melawan hukum dan tidak ditemukan bukti yang kuat maka akan dihentikan. Namun jika ditemukan alat bukti maka kasus ini akan ditingkatkan menjadi penyelidikan dengan pemeriksaan saksi,” kata Kapolres.(333)